logo

24/12/18

Mengagumi Gus Dur Hingga Terinspirasi Membuat Lagu 'Kemarin'

Mengagumi Gus Dur Hingga Terinspirasi Membuat Lagu 'Kemarin'

NUSANEWS - Gitaris Seventeen, Herman Sikumbang yang turut menjadi salah satu korban gelombang tsunami Selat Sunda saat mentas di Bibir Pantai Anyer Banten, Sabtu (23/12) kemarin, menyisakan kesedihan bagi keluarga dan kerabatnya. Termasuk petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding.

Anggota Komisi III DPR RI itu mengaku kehilangan Herman. Selain menjadi kader kebanggaan partai berlambang bola dunia, Herman merupakan sahabat dekatnya.

Herman Sikumbang sendiri saat ini tengah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPR RI daerah pemilihan Maluku Utara. Dia merupakan anak muda yang mengagumi tokoh bangsa Presiden Ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Istri Herman Sikumbang, Juliana Rochmat terus menangis (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

Bahkan, kata Karding, Herman menciptakan lagu berjudul 'kemarin' terinsipirasi dari Gus Dur untuk merayakan haulnnya yang ke-9.

"Herman itu pecinta Gus Dur, karena Gus Dur seorang seniman juga, gagasan-gagasan kemanusiaannya dikagumi Herman," ujar Karding di rumah duka di Perumahan DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (23/12).

Ia mengatakan, dirinya bersahabat dengan Herman sudah empat tahun. Menurutnya, suami dari Juliana Mochtar itu merupakan personel Seventeen pertama yang dikenalnya.

"Sejak itu hampir setiap hari kalau kami di Jakarta, kami pasti bareng," tuturnya.

Di tempat keluarga besar Herman di Kalibata, Jakarta Selatan, Karding bersama personel Seventeen punya tim bernama skuad 49. Nama itu diambil dari rumah yang biasa dijadikan tempat kumpul-kumpul personel Seventeen dan rekan lainnya.

Dikatakannya, hampir setiap ada kesempatan ia dan Herman selalu bertemu. Terakhir kali ia bersama Herman berjumppa saat berada di Magelang beberapa hari lalu.

"Hari ini kami betul-betul merasa terpukul, sedih, beberapa hari yang lalu masih bersama saya. Ternyata sahabat saya, adik saya, saudara saya, Herman telah berpulang karena bencana tsunami," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Karding mengungkapkan, ia bersama sahabatnya masih mengurusi kepulangan almarhum Herman. Jenazah almarhum akan disemayamkan di kediamannya terlebih dahulu, sebelum diberangkatkan ke tempat kelahirannya di Ternate, Maluku Utara, Senin (23/12) pagi hari.

Mengenai status Herman sebagai calon legislatif PKB, Karding mengaku dirinya yang mengajak almarhum terjun ke dunia politik. Ia melihat Herman punya potensi dan tujuan untuk memajukan dunia seni kreatif di tanah air.

"Dia ingin masuk ke komisi X DPR RI. Dia pun ingin berjuang dalam suatu peraturan yang bisa melindungi, kemudian memberdayakan teman-teman sesama seniman, supaya lagu-lagu itu bisa dihargai, mendapatkan penghargaan di tengah masyarakat, agar karya seni tidak mudah dibajak," ungkap Karding.

Ia mengajak kepada para pendukung Herman di PKB, maupun fans dari Seventeen untuk mendoakan dan memaafkan kesalahan yang diperbuat Herman semasa hidupnya.

"Kepada seluruh masyarakat, kami mohon ikhlasnya, kami mohon kesalahan-kesalahannya dimaafkan, dan mendoakannya agar khusnul khatimah, mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah," harap Karding.

Pantauan di lokasi rumah duka, para keluarga dan kerabat satu per satu datang ke tempat tinggal Herman di Kalibata. Kiriman karangan bunga juga menghiasi sepanjang jalan halaman rumah duka.

Menjelang kedatangan jenazah Herman, keluarga dan masyarakat sekitar menggelar tahlil dan doa bersama.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...