logo

25/12/18

Kepala Seksi Data BMKG: Faktor Cuaca Buruk Hingga Besok, Tim Evakuasi Diminta Agar Selalu Waspada

Kepala Seksi Data BMKG: Faktor Cuaca Buruk Hingga Besok, Tim Evakuasi Diminta Agar Selalu Waspada

NUSANEWS - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, cuaca di sekitar lokasi terdampak bencana tsunami Banten dan Lampung akan diguyur hujan lebat, Selasa, 25 Desember 2018.

Sebagaimana diketahui, dampak bencana tsunami yang tejadi pada Sabtu malam, 22 Desember 2018 lalu, melanda wilayah pesisir pantai barat Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, dan di pantai selatan Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.

Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Serang bagian Utara dan Barat, Anyer Cilegon, Kabupaten Pandeglang bagian Utara dan Lebak diprediksi turun hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir.

Begitu juga di wilayah Lampung Selatan, Tanggamus, Pesawaran dan Bandar Lampung berpotensi turun hujan lebat disertai petir pada pagi, siang hingga sore hari.

Kepala Seksi Data BMKG Serang Tardjono mengatakan, prakiraan cuaca di wilayah Pandeglang selama dua hari (25 dan 26 Desember 2018) diguyur hujan lebat dan ringan juga beberapa kecamatan disertai petir dan tiupan angin kencang.

Tiupan angin bergerak dari Barat Daya hingga Barat dengan kecepatan 20 km per jam. Sementara ketinggian gelombang Perairan Selat Sunda bagian Selatan berkisar 0,75 meter sampai 1,25 meter dan Selatan Banten antara 0,75 meter sampai 2,5 meter dan gelombang bergerak dari Barat daya hingga Barat.

“Kami minta tim evakuasi agar waspada jika melakukan pencarian korban tsunami di perairan Selatan Banten itu,” ujarnya.

Menurut dia, kewaspadaan cuaca buruk harus menjadi perhatian bagi tim evakuasi maupun nelayan agar tidak menimbulkan kecelakaan laut.

Selain itu juga pantauan radar BMKG hingga kini Gunung Anak Krakatau masih aktif mengeluarkan erupsi dan semburan abu vulkanik.

“Bahkan, semburan abu vulkanik hingga ketinggian 10 kilometer dari permukaan laut dengan sebaran Barat Daya hingga Barat,” ungkapnya.

Sebelumnya, BMKG juga telah mendeteksi dan memberikan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Selat Sunda pada 22 Desember pukul 07.00 hingga 25 desember pukul 07.00 WIB. Kemudian sekira pukul 09.00-11.00 terjadi hujan lebat dan angin kencang di perairan Anyer.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...