logo

04/12/18

Jokowi: Kalau Kita Sejak Dulu Membangun Industri, Kita Tak Perlu Impor

Jokowi: Kalau Kita Sejak Dulu Membangun Industri, Kita Tak Perlu Impor

NUSANEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di Seminar CEO Networking, menegaskan, Indonesia sebenarnya mampu untuk tidak mengimpor bahan-bahan mentah hasil Sumber Daya Alam (SDA). Sebab, Indonesia memiliki kekayaan SDA yang berlimpah.

Sayangnya, SDA tersebut tidak pernah dimanfaatkan sehingga harus memaksakan Impor. "Kalau kita sejak dulu membangun industri Alumina, mengolah Batu Bara. maka Impor tidak perlu terjadi," katanya melalui postingan Instagramnya, Senin (3/12).

Jokowi menyebut potensi SDA yang seharusnya dimanfaatkan, contohnya mineral Bauksit untuk nilai Ekspornya bisa lebih dari 35 Dolar Amerika Serikat (AS) per ton tiap tahunnya. Di saat yang sama, pabrik-pabrik aluminium dalam negeri harus mengimpor ratusan ribu ton Alumina, produk Olahan (hilir) dari Bauksit.

Begitu juga Batu Bara, Indonesia mengekspor kurang lebih 180juta ton Batu Bara mentah setiap tahun. Dan juga, mengimpor elpiji sampai 4 juta ton setiap tahunnya.

"Padahal, dengan teknologi yang tepat, batu baru dapat diolah menjadi LPG," ujarnya.

Demi menekan angka Impor, dirinya meminta kepada pelaku usaha industri untuk mengolah SDA sekaligus menghentikan Ekspor bahan mentah ke negara-negara lain.

"Karena itulah, dalam acara CEO Networking 2018, Jakarta, hari ini. saya mengajak seluruh pelaku usaha dan sektor riil agar segera melakukan industrialisasi dan hilirisasi. Stop Ekspor barang-barang mentah, kurangi sebesar-besarnya Ekspor barang mentah kita," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dari segi kebijakan fiskal, berupaya memberikan kemudahan kepada para investor serta pelaku usaha industri dalam bentuk Insentif Pajak. Ini menjadi kebijakan pemerintah untuk memperkuat industrialisasi dan menarik minat investor untuk berinvestasi di dalam negeri.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...