logo

03/12/18

Hina Petugas Bawaslu, Anggota DPRD Gunungkidul Dipolisikan

Hina Petugas Bawaslu, Anggota DPRD Gunungkidul Dipolisikan

NUSANEWS  - Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul berinisial S dipolisikan karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap petugas Bawaslu. Pelapor adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman.

Kasus bermula ketika S menghadiri kampanye Calon Presiden Prabowo Subianto di Sleman pada 28 November lalu. Kebetulan, S hadir dengan mengendarai mobil dinas. cara kampanye turut dihadiri anggota Bawaslu Sleman dan Panwaslu kecamatan setempat.

S lantas menegur petugas Bawaslu Sleman. “Yang bersangkutan menegur Bawaslu dan melontarkan kata-kata pret. Dalam bahasa Jawa diartikan plencing. Menghina dengan pantat sambil menunjukkan plat mobil dinas,” kata Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIJ Sri Rahayu Werdaningsih di Mapolda DIY, Senin 3 Desember 2018.

Anggota DPRD Gunungkidul itu kemudian dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 207 KUHP. Yaitu, mengenai penghinaan konstitusi atau lembaga negara. “Jadi yang kami laporkan mengenai penghinaan itu. Jadi ini permasalahan berbeda. Kalau pemakaian mobil dinas saat kampanye, itu ranah kami untuk menindaklanjuti,” lanjutnya.

Bawaslu membawa bukti berupa video saat S menghina anggota Bawaslu.

“Kami serahkan bukti video yang direkam Panwaslu kecamatan. Saat melakukan pengawasan, kami biasa menggunakan media rekam,” kata dia.

Sekadar informasi, S tidak hanya menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul. S juga masih maju sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2019.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...