logo

20/12/18

Di Indramayu, Sandi Janji Hentikan Impor Pangan Saat Panen

Di Indramayu, Sandi Janji Hentikan Impor Pangan Saat Panen

NUSANEWS - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyambangi wilayah Indramayu, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Sandi mendengarkan aspirasi dari Ketua DPD Persatuan Penggilingan Padi (Perpadi) wilayah Indramayu-Cirebon Feri Priatna. Ia meminta Sandi agar beras Indonesia jangan tergerus oleh impor dari negara lain.

"Jangan sampai, Pak, beras kita tidak laku karena maraknya beras impor. Kami sudah sulit menjual beras karena harganya tinggi, sementara beras impor dijual dengan harga murah," ujar Feri, Rabu (19/12).

Hal itu disampaikan Feri saat berdialog bersama Sandi di pabrik beras CV Fajar Niaga Desa Widasari, Kecamatan Widasari, Jalan Simpang Tiga, Desa Kongsi Jaya, Indramayu.

Sandiaga menanggapi usulan tersebut dengan menjelaskan komitmen paslon nomor urut 02 yaitu program tiga swasembada, yakni pangan, air dan energi. Salah satu bentuk aksinya menurut Sandi, dengan menghentikan impor saat masa panen.

"Swasembada pangan menjadi program kami di tahun 2019. Selain penyerapan beras hasil petani di Bulog akan ditingkatkan, beras lokal diutamakan. Jangan lagi kita didikte oleh mafia pangan dan mafia impor. Jangan sampai yang makmur petani Vietnam, bukan petani Indramayu. Perut masyarakat utama. Nomor satu adalah perut rakyat, presiden nomor dua," terang Sandi.

Dalam kesempatan yang sama, koordinator nasional Relawan Sahabat Prabowo-Sandi Anggawira juga menjelaskan komitmen paslon yang diusung Gerindra, PAN, PKS, dan Partai Berkarya untuk tidak lagi bergantung pada impor.

"Pak Prabowo dan Bang Sandi secara jelas berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Saat ini saat masuk masa panen, pemerintah malah impor beras sehingga menyusahkan petani," ujar Anggawira.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...