logo

18/12/18

BREAKING NEWS! Habib Bahar Bin Smith Ditahan di Polda Jabar

BREAKING NEWS! Habib Bahar Bin Smith Ditahan di Polda Jabar

NUSANEWS - Polda Jawa Barata akhirnya resmi melakukan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith setelah sebelumnya melakukan pemeriksaan selama lebih dari sembilan jam.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi Maryoto dalam konferensi pers di aula Mapolda Jabar, Selasa (18/12/2018) malam.

Agung menyatakan, penahanan terhadap penceramah berambut cat pirang itu dilakukan berdasarkan fakta dan bukti yang didapat pihaknya.

“Kami tahan sesuai fakta dan bukti yang ada,” jelas Agung.

Agung menjelaskan, setelah pemeriksaan, pihaknya menjerat murid Habib Rizeq Shihab itu dengan pasal berlapis dalam kasus kekerasan dan penganiayaan.

“Pasal 351, 170 dan 333 serta Pasal 80 Nomer 35 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Anak,” jelasnya.

Agung berjanji, akan berkerja cepat untuk menuntaskan berkas-berkas perkara untuk langsung diserahkan ke kejaksaan.

“Kami akan segera lengkapi berkas agar kasus ini segera dilimpahkan,” papar dia.

Agung menambahkan, untuk tempat penahanan Bahar sendiri akan ditempatkan di Mapolda Jabar.

“Ditahan di Mapolda Jabar ya,” tegas Kapolda.

Diberitakan PojokSatu.id sebelumnya, salah satu kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, Azis Yanuar, meminta polisi tak melakukan penahanan terhadap kliennya atas kasus dugaan penganiayaan terhadap dua warga Bogor.

Azis menilai, kasus serupa yang menimpa publik figur juga sebelumnya sudah banyak terjadi dan penyidik tidak menahan pelaku.

“Saya minta klien kami disamakan dengan pihak lain yang mengalami kasus serupa,” kata Azis kepada wartawan di Mapolda Jabar, Selasa (18/12) malam.

Ia lantas membandingkan kasus yang dihadapi Ade Armando dan Gubernur NTT Victor Laiskodat yang juga tidak dilakukan penahanan.

Padahal, kata Azis, kliennya selama ini sangat kooperatif dalam setiap proses hukum.

“Klien kami sangat koperatif. Panggilan di Polda Jabar ini panggilan pertama dan kita penuhi,” jelasnya.

“Bahkan panggilan di Polda Metro pun, kami tidak pernah mangkir,” tegasnya.

Azis menyatakan, usai pemeriksaan itu, penyidik langsung menjerat kliennya dengan pasal berlapis.

“Pemeriksaan seputar dugaan penganiayaan, diantaranya pasal 170,” terangnya.

Selain pasal 170, penyidik juga menjerat Habib Bahar dengan pasal 351.

“Pasal 351 jo Pasal 333 jo Pasal 35 dan jo Pasal 80 tahun 2015. Itu materi pasal yang disangkakan,” terangnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...