logo

19/12/18

Bayar PSK Pakai Uang Palsu, Pemuda Pengangguran Dilaporin Polisi

Bayar PSK Pakai Uang Palsu, Pemuda Pengangguran Dilaporin Polisi

NUSANEWS - Kedapatan memiliki uang palsu, Heryadi Eko Saputro (27) seorang pengangguran ditangkap polisi karena terbukti mengedarkan uang palsu tersebut.

Kepada polisi, Heryadi mengaku uang palsu tersebut baru dicetak. Kemudian pelaku menggunakannya untuk membayar wanita panggilan di sebuah hotel di Palembang. Apes, usai membayar PSK, pelaku langsung ditangkap.

“Baru sekali ini Pak saya melakukannya,” katanya saat ditemui di Polsek Ilir Timur (IT) 1 Palembang, Selasa (18/12).

Ia mengaku, awal mula mencetak uang karena keisengan saat bermain di warnet. Kemudian, ia pun meminta pemilik warnet untuk menscan uang pecahan Rp 100 ribu dan memintanya untuk mencetaknya kembali di kertas biasa.

Pemilik warnet pun sempat heran. Namun, dirinya beralasan jika untuk bermain-main saja. Sehingga, pemilik warnet pun menuruti permintaannya.

“Saya kemudian menggunting uang ini seperti bentuk uang asli,” ujarnya.

Ia pun mengaku tidak sedikit pun berencana membelanjakan uang tersebut. Namun, ia sengaja untuk menggunakan untuk membayar wanita panggilannya.

“Saya sudah siapkan uang palsu nya dalam amplop pak untuk membayarnya,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek IT I Palembang, Kompol Edi Rahmat membenarkan jika pihaknya telah mengamankan uang palsu senilai Rp 3.750.000 dari tangan pelaku Haryadi Eko Saputro.

Uang palsu tersebut terdiri dari cetakan Rp 100 ribu serta cetakan Rp 50 ribu. Kemudian, uang tersebut digunakan pelaku untuk membayar wanita panggilan.

Kemudian, pihaknya pun mendapatkan informasi adanya uang palsu tersebut dan langsung menangkap pelakunya. “Saat ini pemilik warnet tempat di mencetak dijadikan saksi,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku ini diancam Pasal 244 KUHP dan Pasal 36 UU nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang rupiah yang disalah gunakan. “Ancaman hukumannya itu 15 tahun penjara,” ujaryan.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...