logo

19/12/18

Apartemen Season City di Jadikan Gunang Penyimpanan Narkoba

Apartemen Season City di Jadikan Gunang Penyimpanan Narkoba

NUSANEWS - Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander mengatakan, ketujuh pengedar narkoba jaringan internasional dalam menjalankan aksinya menyewa sebuah kamar di Apartemen Season City, Tambora, Jakarta Barat untuk dijadikan gudang.

“Mereka menyewa satu kamar untuk gudang penyimpanan narkotika,” ujar AKBP Dony Alexander di Mapolda Metro Jaya , Rabu (19/12).

Selanjutnya, tim melakukan pemantauan dan berhasil melakukan peamgkapan terhadap dua tersangka berinisial YH dan N.

“Dari hasil introgasi tersangka YH mangakui narkoba tersebut didapat dari M dan H yang diambil dari Palembang dengan beberapa temannya,” ungkapnya.

Tak sampai disitu, polisi juga melakukan pengejaran terhadap pemilik barang haram tersebut.

Dalam kasus ini pihaknya telah mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) kepada tiga orang pelaku.

“Salah satunya adalah D alias RM yang merupakan warga Malaysia,” kata Doni.

Selain itu, sebelum barang itu didistribusikan ke Jakarta. Pengirimannya,  dimasukkan ke dalam sound system untuk mengelabui petugas.

Tak sampai disitu, setibanya barang tersebut di gudang, pelaku akan mengolah kembali narkotika menjadi ukuran yang lebih kecil.

“Ukuran dan ketebalan narkotika sebelum diolah, dua kali lebih besar dari ukuran normal. Satu butir dipecah untuk dijadikan dua sampai tiga butir,” jelas Dony.

Sebelumnya, polisi mengamankan 7  tersangka kasus tindak pidana narkoba jaringan Internasional Malaysia Palembang. Ketujunya berinisial YH alias O (41), N alias B (47), M alias O (36), AS alias AK (28), H alias TM (28), AB alias ZB (38), dan HK (38).

Dari ketujuh tersangka, diamankan 70,733 kg sabu dan 49,238 extacy.

“Barang haram itu berasal dari Malaysia, masuk melalui Palembang dan akan didistribusikan ke Jakarta,diduga dibuat untuk pesta akhir tahun,” ungkap Wakapolda Metro Jaya Wahyu Hadiningrat di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/12).

Dari penangkapan itu, polisi menyita beberapa barang bukti, 5 unit kendaraan roda empat, dua unit kendaraam roda dua, dan sejumlah alat komunikasi berupa telephon genggam.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, terancam dengan pidana mati, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...