logo

28/12/18

Ambon Pecah! Prabowo Dikepung Massa

Ambon Pecah! Prabowo Dikepung Massa

Oleh: Agi Betha*

Foto pertama, dimana terlihat rakyat yg tak terhitung jumlahnya berbondong-bondong, berlarian di jalanan, berhamburan dari dalam rumah-rumah, muncul dari gang-gang, dan keluar dari pertokoan di pusat kota Ambon, bukanlah foto kerusuhan.

Mereka adalah warga Ambon yg baru saja tahu bahwa Prabowo datang ke kota tercinta. Warga baru dapat kabar dari mulut ke mulut bahwa sang Capres akan melaksanaan sholat Jumat di Masjid Raya Al-Fatah. Maka kesanalah mereka bersegera, agar dapat bertemu dan berjabat tangan dengan calon pemimpin idola.

Kamis malam, sebagian masyarakat telah mendengar kabar soal kedatangan Prabowo di Bandara Pattimura. Mereka lalu mencari tahu dan mendapati bahwa Sang Jendral akan melaksanakan sholat jumat di masjid raya. Padahal acara resmi Prabowo di Ambon adalah menghadiri acara Perayaan Natal oleh kader Gerindra, dan melakukan rapat konsolidasi internal dengan partai2 koalisi.

Maka sejak pukul 8 pagi pelataran masjid Al-Fatah pun sudah ramai. Mereka tak peduli shalat Jumat masih tengah hari. Islam maupun Kristen tumpah ruah disana. Tak ada sekat, tak ada pertanyaan agama apa, karena tujuan mereka hanya satu, yaitu ingin bertemu dengan Calon Presiden baru. Sang Pemersatu.

Sholat Jumat pun dilaksanakan. Yg tidak sholat sabar menunggu di halaman dan di sepanjang jalan raya yg akan dilalui sang Pemimpin masa depan. Usai Sholat Jumat, seorang pengurus masjid mengatakan: “Sholat Jumat di Ambon kali ini sama dengan sholat Idul Fitri. Karena jamaah ingin bertemu dengan bapak, kapasitas masjid 10.000 full. Sampai keluar diperkirakan 13.000 jamaah memadati masjid Al Fatah Ambon siang ini.”

Perkiraan nominal massa di sekitaran masjid itu diluar jumlah massa yg juga memadati sepanjang Jalan AY Patty, Jalan Sam Ratulangi, Jalan AM. Sangaji, dari Pelabuhan Kapal sampai Tugu Trikora, dan sepanjang Jalan Sultan Babullah. Betul-betul terjadi pengumpulan massa yg luar biasa. Padahal tidak ada yg menjadi panitia. Karena setiap satu dari diri mereka adalah tokoh-tokoh pelakunya.

Sayangnya, tidak ada foto dari udara dengan memakai heli atau drone kamera. Karena semua diluar dugaan. Tidak ada yg mengantisipasinya. Tapi itulah justru kelebihannya. Jika saja ada foto2 dari berbagai sudut pandang yg pas, maka orang akan dengan mudah menafsirkan bahwa semua itu adalah skenario.

Perkiraan seorang kawan yg mantan wartawan televisi nasional dan kini menjadi caleg dari koalisi Petahana di Ambon, jumlah massa berdasarkan luas jalan seperti diuraikan di atas bisa mencapai 50.000 orang. Tapi jika memakai angka konservatif saja, setidaknya terkumpul 30 ribu massa yg antusias mengelukan nama Prabowo.

*Penulis adalah pegiat media sosial

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...