logo

22/12/18

10 Tahun Indonesia Damai karena SBY dari Militer, Prabowo Subianto Sindir Jokowi?

10 Tahun Indonesia Damai karena SBY dari Militer, Prabowo Subianto Sindir Jokowi?

NUSANEWS - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melontarkan puja-puji kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu disampaikan calon presiden nomor urut 02 itu usai menggelar pertemuan tertutup di kediaman SBY, di Mega Kuningan Timur VII Nomor 26, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).

Salah satu yang menjadi sorotan mantan menantu Presiden Soeharto itu adalah kemampuan dan selama dua periode kepemimpinannya.

Menurutnya, presiden keenam RI itu bisa membawa Indonesia selalu dalam suasana damai dan tanpa ada gejolak yang cukup berarti.

Bahkan, selama dua periode kepemimpian seniornya saat masih aktif di militer itu pula, rakyat Indonesia disebutnya merasa nyaman.

“(SBY) 10 tahun memimpin negara ini dengan tenang dengan tidak ada gejolak. Rakyat merasa nyaman,” pujinya.

Mantan Danjen Kopassus itu juga menyebut, kemampuan politisi asal Pacitan, Jawa Timur itu hanya didapat dan diasah dari kesatuan militer.

Selain itu, lanjutnya, Prabowo juga mengakui bahwa SBY memiliki segudang pengalaman yang cukup berharga.

Atas dasar itu pula, sambungnya, dirinya bertekad akan belajar banyak dan menyerap ilmu dari SBY jika memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

“Alhamdulillah tim beliau banyak memperkuat kita sekarang dalam Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi,” katanya.

Jendral berjuluk 08 itu juga meyampaikan, kendati jarang bertemu, bukan berarti hubungannya dengan SBY retak.

Malah, Prabowo meyakinkan bahwa hubungannya dengan seniornya itu baik-baik saja.

Selain itu, ia juga mengaku sama sekali tak meragukan komitmen SBY dalam memberikan dukungan kepada dirinya di Pilpres 2019.

“Demokrat dengan Gerindra kok sepertinya jarang ketemu. Karena kita masing-masing punya kesibukan luar biasa,” katanya.

Hal itu dibuktikan dengan adanya pertemuan petinggi partai berlambang bintang mercy itu dengan sesama anggota Koalisi Adil dan Makmur.

Mereka sama-sama tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

“Tapi tiap minggu tim ketemu. Para sekjen (parpol koalisi) bekerja sangat rukun, sangat kooperatif,” lanjutnya.

Sampai saat ini, sambung mantan menantu Presiden Soeharto itu, koordinasi dan komunikasi antara parpol koalisi pengusungnya berjalan dengan baik.

Bahkan, ia mengklaim bahwa internal BPN Prabowo-Sandi mengalami kemajuan yang sangat berarti.

Termasuk perjuangan tentang masalah pemilu di Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu.

“Saya tidak pernah ragu dengan komitmen Pak SBY. Beliau tentu seorang pemimpin negarawan dan mantan jenderal tentara punya perhitungan-perhitungan. Kita juga punya perhitungan,” tegas dia.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...
Loading...