logo

09/11/18

Yusril Jadi Pengacara Jokowi, Fahri: Menjaga Pak Jokowi Agar Tidak Keluar dari Koridor Konstitusi dan Hukum

Yusril Jadi Pengacara Jokowi, Fahri: Menjaga Pak Jokowi Agar Tidak Keluar dari Koridor Konstitusi dan Hukum

NUSANEWS -  Keputusan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menjadi advokat Jokowi-Ma’ruf disayangkan oleh berbagai tokoh yang kerap mengkritik pemerintah. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

“Saya berharap Pak Yusril akan lantang seperti dulu. Makanya kalau dia diminta menjadi pengacara, ya sudah konsisten aja sebagai lawyer. Jangan bergeser menjadi bagian dari agenda politik dari pemerintah,” kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (9/11).

Politikus senior PKS itu menduga, Yusril bukan diproyeksikan sebagai penasihat hukum di dalam koalisi. Melainkan sebagai penasihat politik Jokowi-Ma’ruf. Dugaan itu menyusul dari pernyataan-pernyataan Yusril yang kerap membela paslon nomor urut 01.

“Kalau dilihat dari statement, Pak Yusril itu frontal sekali ke Pak Prabowo. Jadi, Pak Yusril akan berfungsi lebih dari (sekadar) pengacara atau penasihat hukum. Sepertinya, sudah kelihatan dari pernyataannya itu,” terangnya.

Kendati begitu, Fahri menilai keputusan koalisi Jokowi-Ma’ruf mengajak mantan Menteri Menkumham itu sebagai penasihat hukum telah tepat. Karena, kata dia, dapat membantu pemerintah untuk menghindari tindakan kesalahan secara hukum.

“Yusril adalah figur yang tepat sebagai lawyer untuk menjaga Pak Jokowi agar tidak keluar dari koridor konstitusi dan hukum. Karena Pak Yusril tidak saja hanya biasa menang di peradilan umum, bahkan di Mahkamah Konstitusi,” pungkasnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...