logo

09/11/18

Tudingan Rizieq Shihab Hanya Untuk Kepentingan Politik

Tudingan Rizieq Shihab Hanya Untuk Kepentingan Politik

NUSANEWS - Tuduhan kuasa hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), M. Rizieq Shihab terhadap pemerintah atas rekayasa kasus penempelan bendera diduga mirip milik kelompok ekstrimis di kediamannya di Arab Saudi adalah tidak berdasar.

Demikian disampaikan Ketua Setara Institute, Hendardi dalam keterangan pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/11).

"Tuduhan Rizieq Shihab atas rekayasa kasus pengibaran bendera di Arab Saudi oleh pemerintah Indonesia, tidaklah berdasar," ujar Hendardi.

Dilanjutkan Hendardi, tudingan tersebut hanyalah upaya Rizieq agar diperhitungkan dalam perpolitikan Indonesia.

"Itu hanya menunjukkan upaya dirinya menjadi tokoh yang ingin diperhitungkan dalam konstalasi politik Indonesia," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Hendardi, cara-cara yang digunakan Rizieq untuk meraih simpati publik adalah untuk merawat basis-basis pendukungnya pada Pilprea 2019.

"Cara ini juga merupakan upaya melanggengkan pengaruh pada para pengikutnya, sehingga tetap berada dalam satu barisan dan imamah terhadap Rizieq Shihab, yang ujungnya adalah untuk kepentingan politik praktis dalam Pilpres 2019," tutupnya. [rus]

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...