logo

22/11/18

Terungkap Alasan BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Terungkap Alasan BI Naikkan Suku Bunga Acuan

NUSANEWS - Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter Bank Indonesia (BI) Firman Mochtar menjelaskan ada 2 poin yang menjadi pertimbangan BI untuk menaikkan suku bunga kebijakan dari 5,75 persen menjadi 6 persen. Pertama, BI ingin mengarahkan neraca transaksi berjalan bergerak pada level yang aman. Harapannya tahun 2018 ini defisit neraca transaksi berjalan dibawah 3 persen.

Kedua adalah untuk menjaga daya tarik pasar keuangan domestik ditengah tren kenaikkan dan pengetatan suku bunga global kedepan, khususnya The Fed. Mengenai apakah suku bunga saat ini sudah tinggi atau belum, dirinya menjelaskan bila suku bunga tinggi merupakan batasan relatif.

Bila dibandingkan dari sisi level ada suku bunga yang lebih tinggi, selain itu level saat ini masih sesuai dengan dua poin tadi jika nantinya The Fed kembali menaikkan suku bunganya pada tahun depan. " BI akan memperhatikan berbagai kebijakan moneter global seperti ECB dan negara-negara emerging di Asia dalam menyesuaikan dengan kondisi global, hal inilah yang menjadi pertimbangan BI untuk menjaga agar inflasi tetap sesuai dengan target," katanya di Jakarta (21/11).

Sementara itu, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengklaim dengan BI menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pekan lalu menjadi 6 persen menjadi serangkaian kebijakan pemerintah memacu dalam pertumbuhan ekonomi. " Kita lihat gambaran neraca pembayaran dan transaksi berjalan pemerintah lakukan serangkaian kebijakan curent account defisit,"katanya di temui ditempat terpisah.

Selain itu, penundaan beberapa proyek infrastruktur dan memindahkan impor minyak mentah dengan kilang domestik juga diharapkan mampu memberikan asupan bagi pertumbuhan ekonomi yang bakal tetap tumbuh dikisaran yang hampir sama seperti 2018.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...