logo

02/11/18

Tanggapi Polemik Laporan BPJS, Bos Lion Air Ungkap Rincian Gaji Pilot

Tanggapi Polemik Laporan BPJS, Bos Lion Air Ungkap Rincian Gaji Pilot

NUSANEWS - Presiden Lion Air Edward Sirait buka suara soal polemik laporan BPJS yang menyebutkan jika gaji pilot dan pramugari hanya Rp 3,7 juta per bulannya.

Tak ingin masalah tersebut menjadi spekulasi yang berlebihan, Edward langsung menjelaskan rincian gaji karyawannya. Menurut dia, gaji yang terdaftar itu bukan nilai yang sebenarnya. Gaji yang terdaftar tersebut adalah mekanisme lama yang didaftarkan oleh pihak Lion.

“Intinya gini, gaji yang mereka terima berbeda, kaitan BPJS berbeda. Kayak pramugari kita daftarin segitu untuk pemula. Lalu penghasilan mereka nggak segitu. Karena uang tunggu, uang makan, kerja pagi-pagi. Makanya kalau pramugari lebih dari itu,” ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (1/11/2018).

Pria yang akrab disapa Edo ini menambahkan, untuk pilot asing diakuinya banyak gaji yang didaftarkan sesuai dengan UMP DKI Jakarta. Alasannya, masa kerja si pilot tidak lama sehingga hanya jaminan sementara.

Kalau untuk pilot dalam negeri enggak (segitu yang didaftarkan). Kalau asing ada yang kita daftarkan UMP karena tidak lama. Dalam kontrak kita sepakati (semua aspek). Gaji ya gaji, BPJS ya BPJS,” jelas dia.

Ia menambahkan, gaji yang didaftarkan ke BPJS juga merupakan pola lama yang disepakati. Namun, pola itu sudah diubah ke sejumlah pilot dan didafaftarkan ke BPJS dengan maksimum gaji Rp 20 juta.

“Jadi orang India ini di daftarkan dengan pola lama. Jadi Rp 3,7 juta memang. Tetapi pilot belakangan ini didaftarkan sesuai gaji mereka dengan maksimum Rp 20 juta,” tuturnya.

Edo menegaskan jika pihaknya telah menjamin kesejahteraan bagi pegawainya. “Dalam kesepakatan kerja, tunjangan, asuransi dan macam-macam sudah dipenuhi,” tandasnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...