logo

03/11/18

Soal Undangan Silaturrahmi Gerindra DKI, Suhaimi: Saya Kontak Pak Taufik Belum Nyambung

Soal Undangan Silaturrahmi Gerindra DKI, Suhaimi: Saya Kontak Pak Taufik Belum Nyambung

NUSANEWS - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi menanggapi undangan silaturrahmi DPD Gerindra DKI.

Suhaimi mengakui, hingga kinipihaknya belum memberikan jawaban pasti apakah akan hadir atau tidak pada undangan pertemuan Senin (5/11/2018) awal pekan depan.

Alasannya, PKS belum tahu persis terkait teknis dan fokus pertemuan yang diinisiasi Ketua DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik itu.

Bahkan, Suhaimi mengaku masih terus mencoba menghubungi M Taufik melalui telepon seluler untuk menanyakan perihal agenda pertemuan kedua Parpol pengusung Anies-Sandi.

"Tadi saya kontak Pak Taufik, belum nyambung. Mau membicarakan teknis dan fokus pertemuan," ucap Suhaimi singkat saat dikonfirmasi TeropongSenayan, Jakarta, Sabtu (3/11/2018) sore.

Diketahui, sebelunnya Ketua DPD Partai Gerindr DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengaku telah berkirim surat undangan kepada Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Syakhir Purnomo.

Surat tersebut berisi ajakan silaturrahmi antar dua partai pengusung Anies-Sandi untuk membicarakan terkait posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

"Kami sudah bersurat mengundang PKS tanggal 5 Senin besok di kantor DPD Gerindra untuk duduk bareng mendiskusikan soal pencalonan Wakil Gubernur pengganti Pak Sandi," kata Taufik di Pondok Rangon, Jakarta Timur, Sabtu (3/11/2018).

Undangan ini, kata Taufik, sekaligus untuk mengklarifikasi kabar yang simpang siur soal dinamika dan mekanisme pemilihan Wagub DKI di DPRD DKI.

"Kita selama ini kongkownya kan baru lewat media. Sana katanya, sini katanya. Saya terbuka loh. Gerindra ngajak kongkow nih, Gerindra ngajak bertemu baik-baik," Ungkap Taufik.

Menurut Taufik, undangan pertemuan itu juga bagian dari silaturahmi antar Parpol koalisi di Kebon Sirih.

Taufik berharap elite PKS DKI Jakarta bersedia hadir memenuhi undangan tersebut.

"Sampai hari ini saya belum tahu, apakah (PKS) akan datang atau tidak. Itu kan urusan PKS. Kalau dia (PKS) gak hadir ya sudah. Tapi kan enggak boleh berhenti bermusyawarah. Kita undang lagi yang kedua. Masa iya gak hadir juga. Kalau masih belum hadir kita ajak lagi yang ketiga. Santai aja," papar Taufik berseloroh.

Lebih lanjut, Taufik menambahkan, langkah yang dilakukannya semata-mata sebagai upaya mewujudkan langkah bersama.

Menurut Taufik, Gerindra dan PKS harus sejalan seiring dalam mengawal Pemprov DKI.

"Jadi, mari kita berkomunikasi. Jangan cuma mengancam.Saya lihat PKS ini kan tidak ada upaya membangun komonikasi, masak bisanya mengancam doang. Padahal mereka yang berharap posisi wagub, tapi tidak ada komunikasi. Jangan begitu lah," tambah Wakil Ketua DPRD DKI itu.

Untuk diketahui, DPD Gerindra DKI mengundang PKS untuk bertemu membahas kursi Wagub DKI. Pertemuan akan dilangsungkan di DPD Gerinda pada 5 November 2018 pukul 15.00 WIB. Pertemuan nanti akan berlangsung secara terbuka.

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi tentang kepastian apakah PKS akan menghadiri undangan tersebut atau tidak.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...