logo

05/11/18

Putra Ma’ruf Amin Ingin Pesantren Jadi Motor Ekonomi Keumatan

 Putra Ma’ruf Amin Ingin Pesantren Jadi Motor Ekonomi Keumatan

NUSANEWS - Di era industri 4.0 yang serba digital, pesantren tidak boleh hanya berdiam diri sebagai pusat pendidikan dan kajian agama. Tapi lebih dari itu, pesantren harus jadi motor penggerak mengambil peran utama di media digital.

Begitu kata putra calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin, Achmad Syauqi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/11).

"Pesantren dan santri juga harus jadi motor penggerak ekonomi berbasis keumatan,” kata pria yang akrab disapa Gus Oqi itu.

Atas alasan itu, dia mengaku mendukung Gerakan Santri Usahawan (Gus Iwan) yang diluncurkan Santri Milenial Center (Simac) dan Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (Akurindo) di Kedai Kopi Abah, Pondok Mitra Lestari, Bekasi Selatan, Sabtu (3/11) lalu.

Menurutnya, para santri harus melek teknologi dan mampu memanfaatkannya untuk pengembangan ekonomi berbasis digital. Terlebih, banyak platform di media sosial yang dapat digunakan sebagai media pengembangan ekonomi kreatif.

“Kita ingin ke depan pesantren tidak hanya mencetak para santri yang gemar mengaji, tapi juga bisa menjadi para usahawan sukses,” jelasnya.

Sementara itu, Sekjen Akurindo Febri Wibawa Parsa menjelaskan bahwa genarasi milenial tidak dapat dipisahkan dengan digital. Sejak bangun tidur hingga beraktivitas seharian, kaum muda tidak bisa lepas dari gawai mereka masing-masing.

“Untuk itu, kaum muda dan santri harus bisa bisa memanfaatkan kemajuan teknologi digital ini untuk menggeluti dunia usaha,” katanya.

Ketua Simac, Nur Rahman menilai potensi anak muda yang begitu besar ini. Simac ingin menjadi wadah bertukar pikiran dan memulai aksi untuk berwirausaha, salah satunya dengan gerakan Gus Iwan.

“Bagi anak-anak muda yang ingin bergabung dengan Gus Iwan akan mendapatkan kartu anggota. Kartu Gus Iwan ini bisa bermanfaat sebagai fasilitas untuk mempermudah akses modal usaha, pelatihan, hingga pengurusan izin usaha,” tukasnya. [ian]

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...