logo

10/11/18

Polisi Periksa Ketua Acara Surabaya Membara Terkait Tragedi Viaduk

Polisi Periksa Ketua Acara Surabaya Membara Terkait Tragedi Viaduk

NUSANEWS - Polisi mulai menyelidiki tragedi kecelakaan penonton drama kolosal Surabaya Membara dalam peringatan Hari Pahlawan di Viaduk Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (9/11) malam. Sejauh ini, polisi telah memeriksa Ketua Penyelenggara Surabaya Membara, Taufik Hidayat alias Taufik Monyong, sebagai saksi.

"Kami semalam baru memeriksa satu saksi yakni atas nama Taufik Hidayat alias Taufik Monyong selaku ketua penyelenggara kegiatan. Hari ini kami jadwalkan juga untuk mendatangkan saksi lain yang terkait," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran kepada kumparan, Sabtu (10/11). .

Sudamiran mengatakan, Taufik diperiksa sejak Jumat (9/11) malam hingga Sabtu (10/11) pukul 03.00 WIB. Taufik diperiksa terkait penyelenggaraan acara dan kronologi jalannya acara. Selain itu, polisi juga tengah mendalami masalah perizinan penyelenggaraan acara tersebut. .

"Sedang kita periksa juga izinnya semua secara komprehensif," tambahnya..


Sudamiran belum bisa memberikan kesimpulan sementara terkait insiden ini. Sebab, pihaknya tengah berupaya mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. "Kami belum sampai ke sana. Belum ada kesimpulan karena baru ada satu orang saksi yang kami mintai keterangan," jelasnya..

Sudamiran mengatakan, Sejumlah saksi yang akan diperiksa terdiri dari pihak Pemprov Jawa Timur, Pemkot Surabaya, dan PT KAI DAOP 8 Surabaya..

"Hari ini akan kita mintai keterangan pihak panitia lagi, juga dari Pemprov Jawa Timur, Pemkot Surabaya maupun dari perkeretaapian. Rencana kami hari ini, tim akan melakukan pemeriksaan," pungkasnya..


Sudamiran memastikan personel polisi yang turut mengamankan jalannya acara telah mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati. Sebab, banyak masyarakat yang menton dari atas jembatan rel kereta api..

"Petugas sudah berada di lokasi. Dan tentunya sudah mengamankan dan mengingatkan para penonton," pungkasnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...