logo

27/11/18

Peraturan Protokoler Paspampres Sempat Bikin ‘Ricuh’ Peserta Muktamar Pemuda Muhammadiyah

Peraturan Protokoler Paspampres Sempat Bikin ‘Ricuh’ Peserta Muktamar Pemuda Muhammadiyah

NUSANEWS - Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta sempat ‘kisruh’ karena beberapa peserta terhambat masuk ke arena pembukaan oleh ketatnya aturan protoler kepresidenan.

Padahal ribuan peserta dari seluruh Tanah Air sudah berbondong-bondong datang ke lokasi muktamar di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11/18).

Kondisi tersebut sudah terlihat padat sejak pagi pukul 07.00 WIB. Padahal pukul 09.30 WIB acara belum kunjung dimulai. Puluhan kendaraan bahkan sempat terjebak macet di jalan ringroad barat Yogyakarta yang merupakan akses masuk utama ke kampus UMY.

Di depan pintu masuk, ratusan peserta muktamar sempat melancarkan protes karena pintu masuk Sportorium tidak dibuka oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang telah berjaga sejak pagi.

Kericuhan sempat terjadi beberapa waktu. Peserta saling dorong dan mengacungkan HP-nya sebagai protes, karena muktamirin yang masuk ke Sportorium tidak boleh membawa HP, seperti tercantum dalam aturan protokoler kepresidenan yang diterapkan oleh Paspampres.

Keributan mulai mereda setelah Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dr Dahnil Anzar Simanjuntak, tiba di lokasi dan menenangkan para peserta. Dahnil meminta mereka semua bersama dirinya duduk di depan pintu masuk sambil menunggu pintu dibuka.

“Jika kita tak diperbolehkan masuk, saya bersama teman-teman akan bersama-sama menunggu di sini sampai pintunya dibuka. Tapi saya minta teman-teman semua agar sabar dan tertib,” kata Dahnil menenangkan.

Tak lama setelah kedatangan Dahnil, diadakan komunikasi dengan pihak penyelenggara akhirnya membuka pintu masuk Sportorium UMY usai melakukan negosiasi dengan peserta, dilanjutkan dengan teriakan yel-yel Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Sejumlah peraturan yang sebelumnya menyulitkan peserta, seperti larangan tidak boleh membawa HP dan tas akhirnya dihilangkan. Para peserta pun bersorak gembira, dan akhirnya bisa masuk dengan tertib bersama Dahnil Anzar Simanjuntak. [pwmu]

Saksikan video berikut ini:


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...