logo

09/11/18

Pengacara: HRS Diperiksa Polisi Saudi karena Difitnah Terlibat ISIS, Bukan Soal Bendera

Pengacara: HRS Diperiksa Polisi Saudi karena Difitnah Terlibat ISIS, Bukan Soal Bendera

NUSANEWS - Salah satu pengacara Habib Rizieq Syihab, Habib Ali Alatas menyatakan bahwa ada pihak yang membuat fitnah bahwa HRS terlibat jaringan ISIS. Menurutnya, orang yang melakukan fitnah melapor ke kepolisian Saudi dengan bukti foto bendera yang tertempel di tembok kediaman HRS.

“Ada pihak yang secara sengaja membuat fitnah dengan membuat laporan ke aparat penegak hukum Arab Saudi bahwa HRS adalah anggota ISIS atau teroris, dengan bukti foto bendera tertempel ditembok,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Jumat (09/11/2018).

Namun setelah aparat Arab Saudi melakukan konfirmasi dan pemeriksaan, kata dia, HRS diperbolehkan pulang. Habib Ali menegaskan bahwa Habib Rizieq dinyatakan sama sekali tidak terkait ISIS dan terorisme.

“Aparat Arab Saudi selanjutnya malah melakukan investigasi dan mencari pihak yang membuat fitnah dan laporan palsu terhadap HRS,” paparnya.

Pernyataan ini, lanjutnya, sekaligus meluruskan berita yang simpang siur di masyarakat dan menegaskan bahwa bukan keberadaan bendera tauhid yang dipermasalahkan oleh aparat penegak hukum Arab Saudi. “Namun adanya fitnah dan laporan palsu yang menyatakan HRS adalah anggota ISIS atau teroris, yang sama sekali tidak terbukti,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan HRS sebagai ISIS adalah konyol. Sebab, HRS yang madzhab Syafi’i tidak  mungkin setuju dengan ISIS yang telah meledakan makam Imam Nawawi yang salah satu karyanya Kitab Majmu Syarah Muhazzab, adalah salah satu kitab terpenting dalam Madzhab Syafi’i.

Maka, pihaknya mengharapkan kepada pelaku fitnah, dan laporan palsu tersebut untuk segera menyerahkan diri kepada aparat keamanan Arab Saudi, dan meminta maaf kepada HRS dan masyarakat luas.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...