logo

08/11/18

Pemprov Berikan Kartu Pekerja secara Gratis, Anies: Biar Bisa Nabung

Pemprov Berikan Kartu Pekerja secara Gratis, Anies: Biar Bisa Nabung

NUSANEWS - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan kartu pekerja untuk pekerja yang upahnya =setara dengan Upah Mininum Provinsi (UMP) atau maksimal UMP +10 persen.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan tujuan diberikannya kartu pekerja, yakni untuk menutupi biaya hidup dan memberikan tabungan yang cukup untuk pekerja.

"Upah minimal meningkat karena biaya hidup meningkat, karena itulah upahnya meningkat agar bisa mengcover biaya hidup. Tujuan kita adalah memastikan pekerja cukup tabungan, jangan sampai pendapatannya lebih kecil dari pengeluaran," jelas Anies saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Memberikan tabungan yang cukup untuk para pekerja bisa dilakukan dengan dua cara menurut Anies, yakni dengan meningkatkan UMP dan menurunkan pengeluaran.

Guna menurunkan pengeluaran maka diberikanlah kartu pekerja yang dapat memberikan keuntungan bagi pekerja itu sendiri seperti subsidi pangan dan penggratisan TransJakarta.

"Caranya (mencukupkan tabungan) ada dua, satu, dengan meningkatkan UMP, yang kedua dengan menurunkan pengeluaran. Pengeluaran diturunkan dengan cara apa? Dengan cara biaya transportasi dibantu oleh Pemprov, kemudian belanja pangan dibantu oleh Pemprov, sehingga pengeluaran pekerja di Jakarta menurun," tuturnya.

Mantan Juru Bicara Joko Widodo ini menilai kartu pekerja ini adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh pekerja di Jakarta karena dapat mengurangi pengeluaran. Bukan hanya penghasilan saja yang ditingkatkan.

"Saya melihat inilah yang dibutuhkan, jadi bukan peningkatan penghasilan saja tapi peningkatan penghasilan juga tidak ada artinya jika biaya hidup juga meningkat. Justru kita membantu mengurangi pengeluaran," ujar Anies.

Anies memperkirakan total yang didapatkan pekerja dari UMP dan kartu pekerja yaitu Rp 4,5 juta hingga Rp 5 juta, jadi nilainya lebih besar daripada usulan UMP dari serikat pekerja yang meminta UMP sebesar Rp 4,3 juta.

"Totalnya (yang didapat pekerja) itu bisa Rp 4,5 juta sampi Rp 5 juta (UMP+kartu pekerja) kalau ada KJP buat anaknya, begitu juga dengan biaya transportasinya. Ini yang membuat biaya hidup mereka menjadi lebih kecil, nah ini tidak dibatasi masa kerjanya, bukan hanya meraka kerja yang sudah satu tahun," tutup Anies.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...