logo

23/11/18

Miris, Gaji Belum Dibayar, Pemain PSM U-19 Tak Bisa Pulang Kampung

Miris, Gaji Belum Dibayar, Pemain PSM U-19 Tak Bisa Pulang Kampung

NUSANEWS - Manajemen PSM Makassar belum membayarkan gaji sejumlah pemain U-19 selama dua bulan terakhir. Sedikitnya, delapan pemain tertahan di Mess Wirabuana Jalan Amanagappa, Kota Makassar.

Kedelapan pemain tersebut ialah Sarette dan Andika asal Ambon, Rigy dan Jamu asal Pekanbaru, Luthfi dan Yusuf asal Mamuju, serta Riko dan Roni asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka ingin kembali ke kampung halaman masing-masing. Namun, terhambat masalah dana akibat gaji yang selama dua bulan belum dibayar pihak manajemen.

“Kami ada delapan orang di mess, yang lain sudah pulang semuanya,” kata Roni pemain PSM U-19 asal NTT saat ditemui di sebuah warkop tak jauh dari mess, Jumat (21/11/2018).

Roni menceritakan, ia telah menerima kabar via telepon dari pelatih PSM U-19 Herrie Setiawan. Kata Roni, dirinya diminta untuk bersabar soal kepastian pembayaran gaji yang tertunggak.

“Tadi ditelepon sama Coach Herrie diminta intuk bersabar dulu,” lanjut Roni.

Bahkan, Roni mengatakan, orang tuanya siap menanggung sendiri akomodasi pulang ke kampung halaman, jika manajemen PSM tak kunjung melunasi gaji pemain.

“Orang tua siap menanggung tiket apabila tidak dibayar manajemen. Saya ingin pulang merayakan natal bersama keluarga,” terang Roni.

Diketahui, pemain U-19 PSM dikontrak dari Juni hingga Desember. Seluruh pemain digaji Rp 2,5 juta setiap bulan. Namun, yang dibayar baru dua bulan, satu kali dibayar Rp 2,5 juta dan satu kali dipanjar Rp 1 juta dan Rp 1,5 juta.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...