logo

09/11/18

Mengungkap Adakah Dendam Terhadap Habib Rizieq, BIN Bilang Begini

Mengungkap Adakah Dendam Terhadap Habib Rizieq, BIN Bilang Begini

NUSANEWS - Badan Intelijen Negara (BIN) membantah tudingan ikut terlibat dalam pemeriksaan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab oleh otoritas keamanan Arab Saudi, Selasa (6/11) lalu.

Apalagi, jika kemudian BIN disebut memiliki dendam politik dengan Rizieq Shihab. Sebab, BIN tidak mengenal istilah kriminalisasi.

“Tidak benar ada dendam politik, BIN tidak pernah mempermasalahkan aliansi politik HRS. Itu hak seseorang dan sah-sah saja,” kata Jurubicara BIN Wawan Purwanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/11).

Wawan menjelaskan bahwa semua warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama di depan hukum. Atas alasan itu, Wawan memastikan bahwa tudingan BIN merekayasa penangkapan Rizieq Shihab adalah hoax.

“Saudi adalah negara berdaulat yang tidak bisa diintervensi oleh Indonesia. Operasi intelijen di negara lain adalah dilarang,” pungkasnya.

Rizieq Shihab sempat diperiksa oleh otoritas Arab Saudi lantaran ada bendera mirip milik ekstrimis menempel di dinding belakang rumahnya. Namun demikian, Rizieq kini telah dibebaskan.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...