logo

24/11/18

Mahasiswa Bandung Protes Prabowo Soal Pemindahan Kedubes Australia

Mahasiswa Bandung Protes Prabowo Soal Pemindahan Kedubes Australia

NUSANEWS - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pasundan Bergerak menggelar aksi unjuk rasa memprotes pernyataan capres Prabowo Subianto yang terkesan mendukung pemindahan Kedubes Australia ke Yarusalem.

Pantauan detikcom di lapangan, sekitar pukul 12.30 WIB massa mulai berkumpul di samping kanan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (24/11/2018). Dalam aksinya mereka membawa sejumlah atribut seperti spanduk, poster berisi kecaman.

Salah seorang orator menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap yang ditujukan capres nomor 02 itu. Pihaknya menilai pernyataan Prabowo yang menghargai sikap Australia untuk memindahkan kedutaan besarnya ke Yarusalem mencederai perjuangan Palestina.

"Kita menolak capres yang tidak mendukung perjuangan Palestina," kata salah seorang orator dalam aksinya.

Sementara itu, koordinator aksi Fadli Amarudin menuturkan, massa yang kini turun mengikuti aksi merupakan para simpatisan atau pendukung Prabowo. Namun, saat ini dia menyatakan menarik dukungan karena merasa telah dikecewakan.

"Sebelumnya kami mendukung Prabowo, tapi kami dikecewakan untuk itu menarik mundur (dukungan)," kata Fadli di sela aksinya.

Dia juga menuntut agar Prabowo Subianto meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. Pihaknya tidak ingin hubungan baik Indonesia dengan Palestina terganggu gara-gara pernyataan Prabowo Subianto.

"Tuntutan kami Pak Prabowo minta maaf ke umat Islam di Indonesia. Kita menolak capres yang tidak berpihak ke Palestina. Padahal Indonesia punya hubungan erat dengan Palestina," katanya.

Bila tuntutan maaf itu tidak dilakukan, dia berencana akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak. "Akan ada aksi lanjutan bila tidak ada ucapan maaf, dengan kuota lebih banyak," ujarnya.

Aksi yang dilakukan mendapat pengawalan dari sejumlah aparat kepolisian. Aksi yang dilakukan para mahasiswa ini juga mendapat perhatian dari masyarakat yang melintas di Jalan Asia Afrika.

Pernyataan soal pemindahan Kedubes Australia ke Yarusalem disampaikan setelah Prabowo berpidato di Indonesia Economic Forum 2018 di Hotel Sharila , Jakarta, Rabu (21/11). Prabowo menjawab pertanyaan wartawan asing soal sikapnya mengenai rencana pemindahan Kedubes Australia dari Tel Aviv ke Yarusalem.

"Untuk pemindahan kedutaan, saya belum membaca soal keputusan Australia memindah kedutannya ke Yarusalem. Kita sebagai pendukung Palestina, kita tentu punya pendapat sendiri, tapi Australia juga merupakan negara independen dan berdaulat, maka kita harus menghormati kedaulatan mereka," kata Prabowo.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...