logo

02/11/18

Kisah Mistis Titik Jatuhnya Lion Air JT-610, Dipercaya Para Nelayan Lokasi Angker Sejak Tahun 1990-an

Kisah Mistis Titik Jatuhnya Lion Air JT-610, Dipercaya Para Nelayan Lokasi Angker Sejak Tahun 1990-an

NUSANEWS - Usai insiden kecelakaan yang dialami oleh maskapai penerbangan Lion Air JT-610, ada beberapa nelayan yang memberikan kesaksian bahwa telah melihat pesawat jatuh dan meledak.

Namun, selain saksi mata nelayan yang melihat kejadian pada saat pesawat tersebut terjatuh, banyak nelayan di sekitar daerah jatuhnya Lion Air percaya bahwa di lokasi tersebut merupakan titik angker.

Lokasi jatuhnya pesawat itu disebut-sebut angker karena sering menjadi tempat berkumpul ikan-ikan besar seperti ikan hiu tutul dan jenis ikan besar lainnya.

“Dulu sekitar tahun 1990-an, titik jatuhnya pesawat itu dikenal angker,” ujar Dadang (52), seorang nelayan Pakisjaya di Karawang, Rabu (31/10).

Menurut kesaksian warga setempat, Warta alias Boros juga menyebutkan dahulu sering terjadi kapal nelayan terbalik di titik jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 itu.

“Dari cerita-cerita orang tua dulu, daerah itu memang disebut-sebut angker,” jelasnya.

Namun, seiring berjalannya waktu, meski dulu daerah itu disebut angker, kini perairan sedalam sekitar 30-35 meter itu menjadi tempat pilihan warga untuk memancing, termasuk menjadi lokasi nelayan untuk mencari ikan.

“Kalau angker itu dulu, sekarang sudah banyak warga dan nelayan yang mencari ikan di lokasi itu,” kata Boros.

Sementara itu, sebelumnya dikabarkan pesawat Lion Air dengan Nomor Penerbangan JT 610 yang terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir Pangkal Pinang dilaporkan hilang kontak pada 29 Oktober 2018 sekitar pukul 06.33 WIB.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...