logo

09/11/18

Kisah 2 Bocah Menyelinap di Bawah Bus, Alasannya Bikin Haru

Kisah 2 Bocah Menyelinap di Bawah Bus, Alasannya Bikin Haru

NUSANEWS - Kisah yang menyentuh hati. Ada dua orang anak nekat menyelinap di bawah bus untuk melakukan perjalanan panjang.

Kisah mengharukan ini terjadi di Provinsi Guanxi di Tiongkok Selatan dan di mana kedua anak-anak ini mempunya tujuan yang sangat menyentuh hati.

Kisah perjalanan dua anak ini diberitakan diberitakan GoodTimes. Pada saat itu ditemukan dua anak kurang lebih berusia di bawah 8 tahun, mereka nekat menyelinap di antara mesin bus kurang lebih selama 3 jam.

Baca: Heboh Remaja Nge-Fly Pakai Air Rebusan Pembalut, Ternyata Ini Kandungan Berbahaya yang Ada di Pembalut

Alasan kedua bocah duduk di bawah bus dengan bertaruh nyawa yaitu untuk melakukan perjalanan menuju kampung halaman mereka di distrik Nazuo,

Alasan kuat kedua bocah tersebut karena ingin kembali ke kampung halamannya, ia rindu ingin melihat kedua orang tuanya.

Pada awalnya mereka pergi jauh dari rumah ke pusat kota lantaran mencari prospek kerja yang lebih baik. Setelah bus melakukan perjalanan sejauh 80 km, berhenti di distrik Xilin agar kru melakukan pemeriksaan kendaraan cepat.

Foto seorang anak di bawah bus
Petugas keamanan yang bertugas memeriksa bagian bawah bus berhadapan dengan anak-anak muda yang berjongkok di sudut di belakang roda kendaraan. Setelah petugas melihatnya mereka terkejut dan tidak tahu sejak berapa lama maereka berada di sana.

“Mereka sangat kurus sehingga mereka bisa duduk di bawah bus dan bersedia mempertaruhkan hidup mereka untuk bepergian untuk waktu yang lama hanya untuk melihat orang tua mereka,” jelas karyawan itu.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, kedua anak ini juga terlihat penuh dengan lumpur, debu dan kotoran.

Anak-anak di bawah bus

Alhasil, petugas yang miris melihat kondisi mereka lalu membersihkannya dan memberikan makanan pada mereka. Setelah itu kedua anak ini dilaporkan pada pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai motif berbahaya yang mereka lakukan.

Anak-anak ini mengaku ingin bertemu kedua orang tuanya yang kini berada di Nazuo. Namun, laporan lain menyebutkan, bahwa orang tua anak-anak ini bekerja di Provinsi Guangdong.

Aksi nekat anak-anak ini juga telah memicu spekulai, yang mengkaitkannya dengan sekolah mereka. Menurut sebuah organisasi non-pemerintah (LSM) di China, diperkirakan lebih dari 23 juta anak-anak yang tersisa dalam perawatan kerabat diperpanjang karena kemiskinan.

Setelah mereka keluar dari bawah bus

Orang tua mereka akan pergi ke kota-kota besar dan tinggal di sana untuk waktu yang lama untuk menafkahi keluarga mereka.

Situasi ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan aktivis dan LSM yang menekankan bahwa anak-anak yang sedang tumbuh membutuhkan perawatan dan dukungan dari orang tua mereka.

Mereka tidak dapat dibiarkan tanpa pengawasan dari orang dewasa atau wali jika situasi seperti ini akan lebih sering terjadi.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...