logo

21/11/18

Keras! Sindiran Farhat Abbas untuk Vicky Prasetyo

Keras! Sindiran Farhat Abbas untuk Vicky Prasetyo

NUSANEWS - Publik dihebohkan dengan beredarnya video artis Vicky prasetyo menggerebek kediaman Angel Lelga bersama pria lain.

Dalam penggerebekan itu, Vicky prasetyo turut membawa awak media infotainment, ketua RT, dan juga pihak kepolisian.

Farhat Abbas pun menyindir aksi Vicky Prasetyo tersebut. Lewat Instagram pribadinya, Farhat membuat meme yang berisi sindiran kepada Vicky Prasetyo.

Menurut Farhat, ke depan, suami atau istri yang minta cerai atau proses cerai boleh pacaran atau kawin lagi. Mereka tidak boleh disalahkan, apalagi digerebek-gerebek karena hal itu berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM).

Hal itu penting agar para suami atau istri tidak gampang menuntut cerai atau menjatuhkan talak.

“Kalo gak mau istri diganggu orang ya jagain harkat dan martabatnya dong! Maree berpikir luas dalam masalah semua individu, terima kasih,” tulis Farhat dalam meme tersebut.

Farhat kemudian menuliskan sindiran keras di bagian caption. “Para suami agar menjaga isterinya jangan sampai diganggu orang lain, nginaplah di rumah isteri, jangan nginap dirumah ortu atau rumah pacar ya,” tandas Farhat.

Meski pernah berseteru dengan Angel Lelga, namun kali ini Farhat membela Angel. Ia membela Angel karena sama-sama sebagai calon anggota legislatif (caleg).

“Halo harusnya saya dan Angel ini ribut tapi untuk ini saya simpati dan saya anggap sesama caleg dan membantu memperjuangkan persoalan dia,” ujar Farhat melalui video yang diunggah di akun Instagramnya.

Farhat juga mepertanyakan pihak Vikcy yang tinggal 1 hari lalu putusan cerai vonis dari hakim, kenapa dibuat seolah-olah ada perselingkuhan.

“Padahal mereka ini murni teman kerja. Dan saat itu ada ipar,” lanjutnya.

Farhat menjelaskan baik Angel dan Fiki mengerjakan satu perkerjaan. “Dimana seorang suami harusnya menjaga agar istri jangan diganggu orang, justru mereka mempermalukan degan masalah ini,” ungkapnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...