logo

05/11/18

Habib Rizieq Kenang Aksi 411 via Rekaman: Tenggelamkan Partai Pendukung Penista Agama

Habib Rizieq Kenang Aksi 411 via Rekaman: Tenggelamkan Partai Pendukung Penista Agama

NUSANEWS - Imam Besar FPI Rizieq Syihab muncul melalui teleconference di acara Tabligh Akbar dan Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi) yang dihadiri calon presiden Prabowo Subianto.

Melalui sambutan yang disampaikan lewat audio recorder yang diputar oleh Al Khaththath, Rizieq mengingatkan bahwa tepat hari ini, Minggu (4/11) merupakan peringatan aksi 411 yang pernah digelar dalam rangka aksi bela Islam di sekitaran Istana.

"Jangan lupa tanggal 4 November 2016, 2 tahun lalu telah terjadi tragedi dalam Aksi Bela Islam 411 di depan istana," kata Rizieq lewat audio recorder yang diputar di GOR Soemantri, Jakarta Selatan, Minggu (4/11).

Rizieq mengatakan, saat itu ia kecewa dengan sifat Presiden Jokowi yang meninggalkan mereka. Padahal, Rizieq menjelaskan bahwa mereka hanya menyampaikan aspirasi saja.

Ia pun mengatakan bahwa saat itu mereka mendapat penolakan dari aparat melalui tembakan gas air mata, sehingga mengakibatkan ratusan pendemo mengalami luka-luka. Bahkan, dua di antara mereka meninggal dunia.

"Ingat tatkala para Habaib, ulama dan lain-lain mereka ditinggal pergi oleh Jokowi. Mereka dibantai aparat. Ratusan luka dan dua wafat," jelasnya.

Prabowo bersama tamu undangan di Deklarasi Koppasandi, Minggu (4/11/2018). (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)

"Saat itu saudara-saudara umat Islam terzalimi mengangkat tangan dan berdoa pada Allah karena akibat gas air mata tembakan. Jangan pernah lupakan itu," lanjutnya.

Namun dengan semangat yang dimiliki oleh para ulama, Rizieq menyebutkan bahwa aksi lanjutan tetap digelar pada 2 Desember atau dikenal dengan aksi 212.

"Jangan pernah dilupakan semangat aksi 411 umat Islam berhasil juga menggelar 212," jelasnya.

Oleh karena rentetan aksi tersebut,  Rizieq juga meminta meninggalkan partai-partai pendukung Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dia cap sebagai penitsa agama pada Pileg 2019.

"Kita tenggelamkan semua partai pendukung penista agama tanpa terkecuali. Saya ingin tanya maupun yang mendengarkan di tempat lain jawab dengan kompak. Semua siap melawan partai pendukung penista agama. Siap tenggelamkan mereka, takbir, takbir," pungkasnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...