logo

26/11/18

Fakta-Fakta Kasus Pembunuhan Dufi, Mantan Jurnalis

Fakta-Fakta Kasus Pembunuhan Dufi, Mantan Jurnalis

NUSANEWS - Polisi temukan sejumlah fakta baru pada peristiwa pembunuhan mantan seorang Jurnalis bernama Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi.

Peristiwa pembunuhan Dufi diduga sudah direncanakan, seperti beberapa barang Dufi yang hilang mulai dari ponsel hingga kendaraan roda empat miliknya .

Berikut fakta-fakta kasus pembunuhan Dufi

Terdesak Ekonomi:

Nurhadi (35) pelaku pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi ternyata memiliki masalah tunggakan cicilan terhadap perusahaan leasing.

Hal itu terbukti setelah kontrakannya didatangi oleh pegawai leasing di kontrakan Jalan Swadaya, RT03/04, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Pegawai leasing, Yunet mengatakan bahwa selama ini M. Nurhadi menunggak angsuran selama empat bulan.

Dufi Dihabisi Saat Berduaan dengan Istri Pelaku di Kontrakan:

Dufi dijebak oleh pelaku. Awalnya, pelaku memantau akun media sosial Dufi dan menghubunginya.

Pelaku menjadikan istrinya yang cantik sebagai umpan untuk berkomunikasi dengan korban melalui media sosial Instagram.

Dufi diminta datang ke Bogor, setelah pelaku mengirimkan alamat kontrakannya di Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Saat korban datang, ia disambut oleh istri pelaku di kontrakan. Saat itu pelaku bersembunyi didalam kontrakan milik pelaku.

Ketika korban lengah, pelaku Nurhadi langsung membacok korban dari belakang. Korban terkapar hingga tewas.

Pelaku Mengambil Harta Korban:

Pelaku dan istrinya kemudian mengambil harta korban, seperti ponsel dan ATM dan mobil

Kemudian mayat korban kemudian dimasukkan ke dalam drum biru lalu dibawa dan dibuang ke kawasan industri Klapa Nunggal, Kabupaten Bogor.

Mobil Milik Dufi Ditemukan di Lampung Utara:

Seminggu setelah mayat Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi ditemukan dalam drum plastik di Bogor, Jawa Barat, polisi berhasil menemukan mobil ayah enam anak tersebut.

Polisi menemukan mobil Dufi di Lampung. Penemuan mobil Innova warna putih itu berkat laporan warga di Desa Candi Mas, Abung Selatan, Lampung Utara.

Polisi Temukan Bercak Darah Dimobil Dufi:

Mobil tersebut pula yang digunakan untuk mengangkut jasad korban yang sebelumnya telah dimasukkan drum plastik warna biru dan dibuang ke kawasan Industri Kembangkuning, Klapanunggal, Bogor. Selanjutnya mobil tersebut dijual pada seseorang yang saat ini masih diburu polisi.

“Hasil pengecekan di bagasi mobil ditemukan beberapa bercak darah,” kata Dedi.

Saat ini, kepolisian masih memburu penadah yang diduga kuat membawa mobil tersebut kabur ke daerah Lampung Utara. Rencananya mobil ini akan diserahkan ke penyidik Polda Jawa Barat, hari ini, Senin 26 November 2018, untuk keperluan penyidikan.

Satu Pelaku Masih Buron:

Hingga kini, polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang membawa kabur mobil Dufi ke Lampung Utara.

“Pelaku yang melarikan diri ke wilayah Lampung (Masih DPO),” ucap Dedi.

Setelah membuang mayat Dufi, salah satu pelaku kemudian membawa kabur kendaraan tersebut ke wilayah Lampung.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...