logo

27/11/18

Erick Thohir Sebut Reuni Aksi 212 Sekadar Ekspresi Masyarakat

Erick Thohir Sebut Reuni Aksi 212 Sekadar Ekspresi Masyarakat

NUSANEWS - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir menegaskan pihaknya tak khawatir dengan rencana Reuni Aksi 212 pada 2 Desember mendatang. Erick menilai aksi reuni 212 hanya sekadar bagian dari ekspresi masyarakat.

Erick tak berpikir kegiatan itu bermuatan politik praktis. "Itu bagian dari ekspresi kok, bagian dari ekspresi," kata Erick saat ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta, Selasa (27/11).

Erick pun tak mempersoalkan apabila rencana Reuni Alumni 212 akan digelar berbarengan dengan acara maulid Nabi Muhammad SAW di Istiqlal.

Diketahui, di luar Reuni Aksi 212, juga digelar Maulid Nabi di Masjid Istiqlal yang rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan bahwa kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan identitas khas Indonesia dan tak boleh hilang dari ibu pertiwi.

"Maulid itu bagus, maulid itu Indonesia banget, kenapa harus gak ada," ungkap dia.

Erick pun enggan berkomentar lebih lanjut soal gelaran Reuni Alumni 212 tersebut. Ia mengatakan bahwa dia bukan ahlinya dalam mengomentari persoalan agama.

"Jangan dibenturin, wah nanti ada yang katakan Erick tohir ahli agama, enggak, Erick Thohir itu pengusaha," ungkapnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menerima surat pemberitahuan rencana Reuni Aksi 212 di bilangan Monumen Nasional 2 Desember mendatang. Kabid Humas Polda Metro Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan menyiapkan pengamanan yang diperlukan.

"Biro Operasi akan melakukan persiapan perencanaan pengamanan," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (27/11).

Terkait pengamanan reuni 212, Argo mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan personel. Namun, ia belum bisa memastikan apakah pada saat acara berlangsung akan dilakukan rekayasa lalu lintas, buka tutup jalan atau penutupan jalan.

Memori Aksi 212. (AFP PHOTO / GOH Chai Hin).
Aksi 212 telah dilaksanakan tahun 2016 silam. Aksi tersebut dilaksanakan akibat dari pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang dianggap menistakan Alquran dan menuntut Ahok untuk bertanggung jawab atas pernyataan yang ia lontarkan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun tidak melarang kegiatan apapun yang akan diselenggarakan di Monas, termasuk reuni akbar 212. Selain itu, Anies mengkonfirmasi dirinya akan menghadiri kegiatan tersebut.

"Seperti tahun lalu saya datang meskipun saya bukan alumni," kata Anies di Balai Kota, Senin (26/11).



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...