logo

06/11/18

Eggi Sudjana: Prabowo Pasti Bisa Bikin Indonesia Lebih Sejahtera

Eggi Sudjana: Prabowo Pasti Bisa Bikin Indonesia Lebih Sejahtera

NUSANEWS - Ketua Umum Relawan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (RN PAS), Eggi Sudjana meminta masyarakat memilih Prabowo sebagai presiden, karena Prabowo pasti bisa membawa Indonesia lebih sejahtera dibanding pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla sekarang ini.

Eggi Sudjana yang juga calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan hal itu kepada TeropongSenayan lewat sambungan telepon dari Tegal, Jawa Tengah, Selasa (6/11/2018). Eggi di Tegal dalam rangka tatap muka dengan relawan nasional untuk daerah Tegal dan sekitarnya.

Menurut Eggi, Prabowo dipastikan bisa membawa Indonesia lebih sejahtera, karena dia sudah berjanji kepada ulama dari Persaudaraan 212 yang sukses memenangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menjadi gubernur dan wakil gubernur di DKI Jakarta.

“Jangan pernah ragu lagi untuk memenangkan Pak Prabowo menjadi presiden,” kata Eggi yang caleg DPR dari PAN daerah pemilihan Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar negeri, dengan nomor urut 3 ini.

Eggi menambahkan, Prabowo sudah saatnya menjadi presiden pada 2019 agar Indonesia bisa selamat dari keterpurukan, karena rezim Joko Widodo, gagal membangun Indonesia.

“Relawan harus berjuang sebagai ibadah memenangkan Bapak Prabowo sebagai presiden,” tambah Eggi yang oleh pendukungnya diharapkan menjadi jaksa agung bila Prabowo menjadi presiden.

Di tangan Prabowo, kata Eggi, kekayaan alam Indonesia kelak akan digunakan untuk menyejahterakan rakyat, karena semuanya akan dibagikan untuk kemakmuran dan keadilan rakyat seluas-luasnya.

“Emas, minyak, batu bara, hutan, dan sebagainya akan dibagikan kepada rakyat,” tambah Eggi.

Kekayaan itu, kata Eggi, akan dibagi kepada rakyat dalam bentuk pendidikan, kesehatan, perumahan, dan lapangan pekerjaan. Selain membanggakan kemampuan Prabowo tadi, Eggi juga mengkritik Joko Widodo yang gagal memerintah Indonesia. Menurutnya, Jokowi, sapaan Joko Widodo, oleh Eggi dianggap gagal membangun Indonesia dari segala aspek.

Dari aspek hukum, kata Eggi, Jokowi bertindak diskriminatif. Misalnya menjalankan kriminalisasi kepada tokoh utama Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Dari aspek politik, kata Eggi, Jokowi memandekan demokratisasi dengan membiarkan persekusi kepada lawan politiknya seperti Neno Warisman dan Ahmad Dani.Dari aspek ekonomi, tutur Eggi, Jokowi gagal memenuhi targetnya untuk menumbuhkan ekonomi Indonesia sampai 7%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 5%.

“Padahal, 1% pertumbuhan ekonomi bisa menyerap tenaga kerja sampai 500 ribu orang!”

Tetapi, untuk menumbuhkan ekonomi sampai 1%, kata Eggi, pemerintah harus menginvestasikan uang sampai Rp100 triliun.

Selain pertumbuhan yang meleset dari target, kata Eggi, Jokowi juga gagal menaikkan daya beli masyarakat.

“Bahan kebutuhan pokok juga gagal dijaga oleh pemerintah.”

Selain itu, kata Eggi, nilai tukar rupiah terhadap dollar juga cenderung merosot selama 4 tahun terakhir ini, sehingga ikut memerosotkan derajat ekonomi Indonesia di dunia internasional.

“Ini adalah ciri-ciri bahwa pemimpin Indonesia sekarang gagal!” tegas Eggi.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...