logo

01/11/18

Duh, KPSN Sebut PSSI Nunggak Sewa Kantor

Duh, KPSN Sebut PSSI Nunggak Sewa Kantor

NUSANEWS - Hasil investigasi yang dilakukan Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) terhadap keuangan PSSI menemukan jika federasi sepak bola tanah air itu menunggak pembayaran sewa kantor.

Ketua KPSN Suhendra Hadikuntono menyebut tunggakan atas pembayaran sewa kantor di Gedung Gran Rubina Business Park, Kuningan, Jakarta Selatan itu nilainya mencapai Rp40 juta.

Pihaknya pun berharap tunggakan sewa kantor yang “tidak seberapa” itu segera dilunasi. “Itu cerminan bahwa pengurus PSSI saat ini tidak bisa mengelola PSSI. Biaya sewa Rp 40 juta saja harus menunggak,” ujarnya seperti dikutip dari JPNN.


Sekaitan dengan itu, Deputi Bidang Bisnis Sekretaris Jenderal PSSI, Marsal Masita angkat suara menanggapi pernyataan dari KPSN tersebut.

Ditegaskan Marsal, pihaknya membantah tegas soal tunggakan biaya sewa kantor PSSI di Gran Rubina Business Park tersebut.

“PSSI tidak ada utang ke pengelola Rubina. Kalau ada utang, pasti PSSI dicari-cari, dong,” sanggahnya.

Sebagai informasi, semasa dipimpin Djohar Arifin Husin, PSSI sempat berkantor di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Namun, renovasi SUGBK menjelang Asian Games 2018 lalu membuat PSSI harus memindahkan kantornya dan berkantor ke Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selanjutnya PSSI berkantor di Gran Rubina Park Lantai 17 setelah kursi Ketua Umum PSSI beralih ke Edy Rahmayadi.

Namun, per 1 Februari 2018, PSSI pindah kantor lagi ke sebuah rumah di Jl Kemang Timur V, Jakarta Selatan.

Namun, meski PSSI sudah pindah ke kawasan Kemang, namun, sebagaimana klaim KPSN tersebut, PSSI ternyata masih punya sisa biaya sewa sebesar Rp 40 juta di Gran Rubina Business Park yang belum dibayar.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...