logo

08/11/18

Deklarasi Relawan Progres (Prabowo Sandi Respect)

Deklarasi Relawan Progres (Prabowo Sandi Respect)

NUSANEWS - Kegagalan Jokowi dalam mengelola pemerintahan dan negara yang semakin hari semakin memberatkan masyarakat dan keluar dari cita-cita reformasi mengakibatkan sebagian mantan aktifis mahasiswa yang dahulu pernah terlibat langsung dalam proses memperjuangkan
reformasi tahun 1998 merasakan keresahan terhadap proses reformasi yang sudah semakin
melenceng tersebut.

Keresahan tersebut semakin menguat ketika sebagian orang secara membabibuta melakukan
klaim-klaim sepihak menyatakan dan mengatas-namakan aktifis 98 sebagai pendukung
pencalonan kembali Jokowi sebagai capres dalam pemilihan presiden tahun 2019.

Dengan di inisiasi oleh Zaenal Muttaqien (Unpad), Budiana Irmawan (Ikopin), Muhamad Halim
(Unpad), Deni Kusdinar (UIN Bandung), Iman Haris (UIN Bandung), A.S. Mulyana (Unpad),
Yanto (STT Mandala), Wahab (Unpad), Ade Lulu (Unpas), Muhamad Sonny (Unpad), Ervan
Taufiq (Ikopin), Subagja Halim (Unpad), Yosef Bachtiar (UIN Bandung), Iwan Nirwana (Unpas),
Adew Habtsa (Unpad), Trisno Yuwono (STIE YPKP), Ani Kusnanto (Ikopin), Tedi Y.N. (Unpad)
dan Mohammad Aliardo (Unpad) maka pada tanggal 10 September 2018 dilaksanakan sebuah
diskusi publik dan deklarasi Jaringan Progresif 98 Bandung (JP98 Bandung) yang pada dasarnya melakukan kritik terhadap kegagalan Jokowi dan menyatakan bersama dengan ratusan aktifis
yang hadir pada saat itu bahwa aktifis 98 Bandung yang saat ini masih mengedepankan nilai-
nilai moral reformasi melihat bahwa Jokowi sudah gagal memenuhi cita-cita reformasi dalam
memimpin negara selama 4 tahun kepemimpinannya.

Dalam perjalanannya pasca deklarasi Jaringan Progresif 98 Bandung, kebutuhan untuk
mengkoreksi dan membendung hasrat kekuasaan Jokowi dan para pendukungnya tidak cukup
dengan hanya menyuarakan suara moral dan kritik, melainkan diperlukan tindakan nyata
untuk membangun kekuatan bersama dengan seluruh pihak yang menginginkan perubahan
Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depan pasca pemilihan presiden tahun 2019. Oleh karena
itu para aktifis yang tergabung dalam Jaringan Progresif 98 Bandung (JP98 Bandung)
berkumpul dan menyepakati untuk membentuk komunitas Relawan Progres yang mendukung
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai presiden Republik Indonesia 2019-2014
menggantikan Jokowi.

Seiring dengan pembentukan komunitas Progres jumlah partisipan dalam komunitas Progres
juga semakin bertambah termasuk segmentasi yang awalnya sebagai komunitas mantan aktifis
98 Bandung menjadi komunitas yang lebih luas dari berbagai segmen dan kalangan baik
profesional, pengusaha, pegiat seni, petani, buruh, praktisi hukum, akademisi, dll, bahkan
meluas bukan hanya dari kota Bandung melainkan dari berbagai kota di Indonesia,
diantaranya, Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Sumedang, Bojonegoro, dll. yang sama-sama mendukung dan memiliki kesamaan tujuan untuk memenangkan Prabowo Subianto dan
Sandiaga Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024.

Dengan perkembangan tersebut maka Relawan PROGRES menyatakan dukungan untuk
memenangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjadi Presiden dan Wakil Presiden
Republik Indonesia periode 2019-2024 dengan terus menjalankan perjuangan dan
menggabungkan seluruh potensi yang ada untuk demi masa depan Bangsa dan negara
Indonesia yang lebih baik, Adil dan Makmur.

Laporan: Budiana Irmawan

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...