logo

26/11/18

Dahnil Curhat, Bantu Jokowi Malah Dikerjai Polisi

Dahnil Curhat, Bantu Jokowi Malah Dikerjai Polisi

NUSANEWS - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak curhat usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Dahnil diperiksa sebagai saksi dugaan penyimpangan dana Apel dan Kemah Pemuda Islam tahun 2017 yang bersumber dari Kementeria Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Menurut Dahnil, niatan Pemuda Muhammadiyah ikut dalam acara Apel dan Kemah Pemuda Islam tahun 2017 lalu tidak lain adalah untuk membantu agar negeri ini bersatu.

Dikatakan Dahnil, pihaknya hanya ingin membantu Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyampaikan pesan persatuan melalui acara yang turut dihadiri oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

“Kami ingin membantu agar Pak Jokowi bisa menyampaikan pesan persatuan di acara tersebut,” tuturnya, Minggu (25/11).

Namun demikian, Dahnil kecewa lantaran niatan baik itu justru dimanfaatkan oknum tertentu. Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu merasa dijebak.

Sebab, anggaran yang diberikan dalam acara itu, kini dipermasalahkan di Polda Metro Jaya. Dia dan Ketua Panitia, Ahmad Fanani bahkan telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan.

“Kami justru dikerjai oleh pihak polisi,” kesalnya.

Menpora Imam Nahrawi telah menegaskan bahwa acara yang dia inisiasi tersebut sudah sesuai dengan prosedur. Dia mengaku terkejut saat ada penyidikan dari aparat kepolisian terkait dana kegiatan kemah.

Menteri Imam bahkan menegaskan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan audit atas acara ini dan tidak ada temuan penyimpangan.

“Saya sampaikan bahwa pemeriksaan waktu itu tidak ada (temuan) apapun dari BPK, kemudian tiba-tiba muncul kasus ini,” tegas Imam.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...