logo

21/11/18

BIN Diprotes, Karyawan BUMN: Kami Digaji Lumayan, Tak Mungkin Terkena Radikalisme

BIN Diprotes, Karyawan BUMN: Kami Digaji Lumayan, Tak Mungkin Terkena Radikalisme

NUSANEWS - Badan Intelijen Negara (BIN) diprotes sejumlah pihak tentang masjid di lingkungan pemerintah terpapar radikalisme, termasuk Fedrasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu.

“Kami menyatakan protes keras terhadap tuduhan terhadap kami (karyawan BUMN) yang mengunakan masjid di lingkungan kantor tempat kami bekerja yang dianggap BIN ada radikalisme,” kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Arief Poyuono, Selasa malam (20/11).

Komentar singkat Arief Poyuono ini adalah bentuk respons pernyataan BIN soal temuan 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme yang didapat dari hasil survei oleh Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Nahdlatul Ulama.

Arief Poyuono menegaskan, tidak mungkin radikalisme muncul di lingkungan BUMN, sebab tidak adanya gejala penyebab tumbuh kembangnya paham radikal, seperti ketidakpuasan terhadap kebijakan, terpengaruh oleh isu isu Sosial politik yang mengarah pada politik identitas, primodialisme dan rasisme serta faktir ekonomi.

“Kami ini berpendidikan tinggi, bergaji lumayan jadi tidak mungkin terpapar radikalisme,” beber Arief.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...