logo

02/11/18

Benarkah Pesawat Lion Air yang Jatuh Nyicil ke Perusahaan China?

Benarkah Pesawat Lion Air yang Jatuh Nyicil ke Perusahaan China?

NUSANEWS - Beredar kabar bahwa pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air yang jatuh pada awal pekan ini dicicil dari perusahaan asal China. Perusahaan asal China itu ialah adalah China Minsheng Investment Group (CMIG) Leasing Holdings Ltd.

Isu tersebut diperkuat dari sebuah pers rilis bertanggal 15 Agustus 2018 yang dimuat situs PR Newswire. Di situ disebutkan, MIG Aviation Capital, perusahaan pembiayaan pesawat terbang yang seluruhnya dimiliki oleh CMIG, dengan gembira mengumumkan pengiriman satu unit pesawat terbang Boeing 737 MAX 8 MSN 43000 asal Seattle yang akan dipakai Lion Air.

Bahkan dalam rilis tersebut juga tertera pernyataan dari Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait. Dalam pernyataannya, Edward mengaku senang menyambut CMIG sebagai pembiaya untuk Lion Air Group.

 "Kami senang menyambut CMIG sebagai pembiaya bagi Lion Air Group dan kami ingin memperluas serta memperkuat kerja sama bisnis ini. Sebagai operator penerbangan domestik terbesar di Indonesia, aspek keselamatan dan keandalan menjadi prioritas utama kami. Pesawat 737 MAX telah memiliki keandalan seri 737 yang terdepan di industri dan menghadirkan keselamatan penerbangan yang terbaik bagi para penumpang kami," kata Edward dalam rilis tersebut seperti dikutip Jumat (2/11/2018).

Sementara itu, Chief Executive Officer CMIG Aviation Capital Peter Sixiang Gao mengatakan bahwa pihaknya mendukung Lion Air untuk memesan pesawat 737 MAX 8 saat itu.

"CMIG gembira mendukung Lion Air dengan mengirimkan 737 MAX 8 pada hari ini. Mengingat keandalan dan efisiensi bahan bakar yang ditawarkan, MAX8s buatan Boeing sangat cocok mendukung pertumbuhan Lion Air Group pada masa mendatang. CMIG akan terus berinvestasi pada pesawat berteknologi baru dan membangun armada yang berusia lebih muda, lebih hemat energi," ungkapnya.

CMIG Aviation Capital sendiri merupakan sebuah perusahaan yang menyewakan pesawat dan berpusat di Tianjin, China. Perusahaan ini menyewakan pesawat ke 15 maskapai di 8 negara.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh merupakan tipe Boeing 737 MAX 8. Pesawat ini dioperasikan Lion Air sejak 15 Agustus 2018 atau sehari setelah pers rilis itu diterbitkan. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh pada Senin (29/10) adalah pesawat yang dirental dari perusahaan China.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...