logo

21/11/18

Bawaslu Sulsel Terima Sejumlah Laporan Pelanggaran Kampanye

Bawaslu Sulsel Terima Sejumlah Laporan Pelanggaran Kampanye

NUSANEWS - Jelang masa kampanye Pemilu 2019 yang di mulai sejak 23 September lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah menerima banyak lapopran terkait pelanggaran kampanye.

Bawaslu Sulsel mencatat, hingga saat ini telah menerima puluhan laporan selama masa kampanye yang dimulai 23 September 2018. Baik itu dilakukan Calon Legislatif (Caleg) maupun Partai Politik (Parpol).

Menurut Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad sejumlah laporan yang masuk ke Bawaslu, seperti dugaan pelanggaran kepala desa tidak netral, reses sejumlah anggota dewan yang menyimpang serta menjamurnya Alat Peraga Kampanye (APK) caleg dan parpol. Berbagai laporan yang bervariasi yang jumlah mencapai puluhan itu semuanya masih dalam proses.

Sementara itu Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi mengatakan terkait sanksi, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan sidang dan pemanggilan terhadap caleg dan parpol yang dianggap melakukan pelanggaran.

“Kita akan panggil yang bersangkutan untuk memeberi keterangan jika terbukti melanggar dan diberi sanksi sesuai PKPU yang berlaku,” jelasnya.

Bawaslu Sulsel juga menghimbau kepada seluruh caleg, parpol dan tim sukses capres-cawapres agar mematuhi ketentuan dalam pelaksanaan kampanye.

Menyikapi pelanggaran dari pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK), Bawaslu menerima dari laporan masyarakat, dan menindaklanjuti dengan menyampaikan surat peringatan kepada caleg atau parpol yang melanggar tersebut.

Pakar Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Adi Suryadi Culla menanggapi sejumlah pelanggaran Pemilu dari tahun ketahun tetap terjadi, hanya saja proses penanganan belum maksimal, sehingga tidak memberikan efek jera.

Masa Kampanye Pemilu 2019 masih terus berlangsung hingga 13 April 2019 mendatang. Adapun pelanggaran yang masuk dalam laporan Bawaslu Sulsel yaitu terkait netralisasi sejumlah Kepala Desa, Kampanye anggota DPRD disaat kegiatan reses dan pelanggaran pemasangan hingga pengrusakan Alat Peraga Kampanye (APK).



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...