logo

28/11/18

Apa Iya Zaman Pak Harto Lebih Enak ketimbang Era Jokowi?

Apa Iya Zaman Pak Harto Lebih Enak ketimbang Era Jokowi?

NUSANEWS - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi – Ma’ruf) Arsul Sani mempersoalkan klaim politikus Partai Bekarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto yang menyebut hidup di era Orde Baru (Orba) lebih enak ketimbang sekarang. Arsul meyakini kondisi saat ini jelas lebih enak daripada saat Soeharto berkuasa.

“Sopir truk pasti bilang enak zaman sekarang (Jokowi, red). Jalan arteri lebar, terus ada tol,” kata Arsul kepada JPNN.Com, Rabu (28/11).

Pernyataan Arsul itu sebagai respons atas permintaan Titiek ke pemerintahan Presiden Jokowi agar meniru Orba. Mantan istri Prabowo Subianto itu beralasan hidup di era Orba lebih enak karena bahan pangan murah, stabilitas keamanan terjaga sehingga mencari pekerjaan pun mudah.

Namun, Arsul menyatakan bahwa empat tahun pemerintahan Presiden Jokowi tak bisa serta-merta dibandingkan dengan 32 tahun kekuasaan Orba. Jika Titiek mau membandingkan capaian pemerintahan Jokowi, kata sekretaris jenderal PPP itu, seharusnya dengan lima tahun awal kekuasaan Soeharto.

“Jokowi kan baru empat tahun jadi presiden. Sedangkan yang disebut Mbak Titiek, misalnya zaman swasembada pangan, itu kan dicapai setelah 15 tahunan Pak Harto jadi presiden,” sebutnya.

Arsul juga tak sependapat klaim Titik soal mencari pekerjaan di era Orba lebih mudah. Jika acuannya lapangan kerja sektor formal seperti pegawai negeri, kata Arsul, bisa jadi benar karena masa Orde Baru sedang membangun aparatur negara sehingga mudah bagi siapa saja menjadi abdi negara.

Namun kalau bicara pekerjaan di luar sektor formal, kata Arsul, maka pernyataan Titiek tidak benar. “Saat ini jelas lebih mudah mengembangkan sektor informal terutama di bidang perdagangan dan jasa,” kata legislator PPP itu.

Karena itu Arsul juga tak setuju dengan keinginan Titiek soal perlunya pemerintahan saat ini meniru Orba. Alasannya, Orba membangun dengan penuh kesewenang-wenangan.

“Menggusur tanah rakyat tanpa ganti rugi memadai seperti di Kedung Ombo, dengan alasan buat mengembangkan sektor pertanian. Nah pendekatan ini apa yang Mbak Titiek inginkan untuk ditiru oleh Pak Jokowi?” tandas Arsul.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...