logo

24/11/18

8 Pembunuhan Sadis dalam Sebulan, dari Satu Keluarga sampai Penggal Leher Teman

8 Pembunuhan Sadis dalam Sebulan, dari Satu Keluarga sampai Penggal Leher Teman

NUSANEWS - Pembunuhan sadis terjadi di berbagai daerah sejak awal November 2018. Pembunuhan sadis yang paling menyita perhatian publik terjadi di Bekasi Jawa Barat.

Selain di Bekasi, pembunuhan sadis juga terjadi di Bogor, Jawa Barat. Seorang pria dibunuh di kontrakan pelaku. Mayatnya dimasukkan ke dalam drum plastik berwarna biru, kemudian dibuang ke kawasan industri.

Pembunuhan yang tak kalah sadis terjadi di Kabupaten Barito Timur. Seorang pria tega membunuh ibu kandung dan bibinya sehari sebelum pernikahan mantan pacar.

Terbaru, pembunuhan sadis di Kediri menggegerkan publik. Seorang pria dibunuh tetangga di pohon bambu hingga ususnya terburai.

Berikut 8 pembunuhan sadis selama November 2018:

1. Pasutri Digorok Gara-gara Curi Beras, Pelaku Guru Ngaji

Pasangan suami istri (pasutri) digorok oleh tetangganya sendiri di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (16/11/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pelaku bernanama Matal (60). Ia menggorok leher pasangan suami istri (pasutri) Barno (75) dan Cimpling (65) yang merupakan tetangganya sendiri.

Pelaku menghabisi nyawa korban karena diduga sakit hati lantaran pasutri lansia itu pernah mencuri berasnya.

“Saya pernah menanyai pelaku terus dijawab oleh pelaku jika korban pernah mencuri berasnya,” ucap saudara korban, Anggi.

2. Satu Keluarga Dibunuh di Bekasi

Satu keluarga dibunuh di Bekasi Jawa Barat, tepatnya di Jalan Bojong Nangka, RT 002 RW 07, Kelurahan Jati Rahayu, Pondok Melati, Senin (12/11) malam sekitar 21.00 WIB.

Pelakunya Haris Simamora. Pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga. Haris membunuh Daperum Nainggolan (suami), Maya Ambarita (istri) serta dua anak mereka Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan. Ia menghabisi satu keluarga itu karena sakit hati dan dendam.

Kejadian bermula saat pelaku bertamu ke rumah korban untuk meminta bantuan pada Senin (12/11) malam sekitar 21.00 WIB. Saat meminta bantuan, korban malah memarahi tersangka.

Pelaku pun dendam, sakit hati dan merasa terhina, sehingga melakukan pembalasan dengan cara membunuh korban menggunakan linggis.

Setelah membunuh, pelaku mengambil 4 buah ponsel dan mobil milik korban. Itu dilakukan korban untuk menghilangkan jejak.

3. Dufi Dibunuh Pasutri, Mayatnya Dimasukkan ke Drum Plastik

Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi menjadi korban pembunuhan sadis di Bogor Jawa Barat. Ayah enam anak itu dihabisi oleh pasangan suami istri, Nurhadi dan Sari di kontarakannya di Kampung Bubulak, Desa Bojong Kulur RT 03/04, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat, 16 November 2018.

Setelah dibunuh, jasad Dufi dimasukkan ke dalam drum plastik, kemudian dibawa dan dibuang ke kawasan industri Klapanunggal Bogor. Mayat Dufi baru ditemukan oleh seorang pemulung keesokan harinya.

Pelaku menghabisi Dufi karena ingin menguasai barang milik korban, berupa mobil, laptop, ponsel, dan ATM. Dua hari kemudian, pelaku berhasil ditangkap di Bekasi Jawa Barat dan didtetapkan sebagai tersangka.

4. Iin Puspita Dibunuh, Mayatnya Membusuk di Lemari

Wanita cantik yang bekerja sebagai pemandu lagu (PL) di tempat karaoke tewas dalam kondisi mengenaskan di kamar kontrakannya di Jalan Mampang Prapatan VIII Gang Senang Komplek Bapenas RT 03 RW 01, Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa 20 November 2018.

Pelaku pembunuhan sadis itu adalah pasangan kekasih, Yustian (24) dan Nissa Reggina (17). Yustian diketahui sebagai kakak angkat korban.

Pelaku menghabisi korban dengan cara dipukul di bagian kepala menggunakan palu. Mayat korban dimasukan ke dalam lemari pakaian hingga membusuk.

Yustian mengaku membunuh korban lantaran kesal dengan skorban yang telah membohongi kekasihnya, Nissa Reggina.

“Korban menipu pacar saya. Saya kesal. Kala itu pacar saya bekerja dan dijanjikan uang cash sebesar Rp1,8 juta, namun hanya di kasih 500 ribu sama korban,” ujar Yustian.

5. Rahmadi Dipenggal, Kepalanya Dibungkus Kresek dan Dibuang ke Pulau Bakut

Rahmadi alias Madi (19) dipenggal oleh teman kerjanya, M Safrudin alias Amat bin Leo Kapisa. Rahmadi ditemukan dalam kondisi tanpa kepala di pinggir Jl Gubernur Syarkawi, Desa Lok Baintan Dalam, Sungai Tabuk, Selasa (20/11).

Dua hari kemudian, kepala Rahmadi baru ditemukan di kawasan jembatan Barito, Kamis (22/11) siang sekitar pukul 10.45.Wita.

Kepala korban ditemukan dalam posisi di daratan pulau Bakut. Kondisinya masih terbungkus kresek dan tas ransel. Terlihat kondisi di wajah korban banyak luka di wajah. Kedua bola matanya masih terbuka.

“Benar. Alhamdulillah kepala korban sudah ditemukan oleh tim, persis dibawah jembatan Barito. Selain itu juga kami temukan golok senjata untuk memenggal kepala korban,” terang Dirkrimum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat.

6. Mantan Pacar Menikah, Iin Bunuh Ibu Kandung dan Tante

Seorang pemuda bernama Syiin Kadir alias Iin (30) mengamuk di tempat pernikahan mantan pacar yang juga tetangganya di i Murung Baki, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (17/11/2018) pukul 18.45 WIB.

Iin tega membunuh ibu kandungnya sendiri, Bawi (60) hingga leher putus. Iin juga membunuh tantenya, Hatnah (70), serta membacok adik kandungnya, Dina Mariana (25).

Informasi yang dihimpun, Iin mabuk setelah menghisap daun kecubung. Iin lantas datang ke tempat pesta pernikahan mantan pacarnya. Di tempat itu, Iin meminta izin kepada ibunya untuk menggali kuburan ayah kandungnya yang telah lama meninggal. Tujuannya, untuk meminta maaf. Namun niat itu ditolak ibunya.

Belakangan diketahui jika Iin sedang memperdalam ilmu hitam. Akibat perbuatannya yang sangat sadis, polisi terpaksa menembak mati pelaku karena melawan saat hendak ditangkap.

7. Levie Prissilia Tergorok Dalam Mobil

Penemuan mayat wanita tergorok di mobil membuat geger warga di Jalan Ahmad Yani Kilometer 11, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Wanita yang diketahui bernama Levie Prissilia itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Jumat (23/11) sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat ditemukan, kondisi warga kecamatan Banjarmasin Barat itu sangat mengenaskan. Leher korban mengeluarkan banyak darah hingga menempel di jok mobil.

“Berdasarkan identitasnya, korban yang bernama Levie Prissilia merupakan warga Jalan Agraria I, Banjarmasin Barat. Ia lahir di Banjarmasin pada 25 Juni 1983,” kata AKP Sofyan usai olah TKP, Jumat (23/11).

8. Cemburu, Baedowi Dibantai Tetangga di Pohon Bambu, Usus Terburai

Gara-gara cemburu, AL tega menghabisi tetangganya sendiri, Baedowi (40) warga Desa Nglaban, Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Korban dibunuh menggunakan sabit di pohon bambu.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi usus terburai di bawah rerimbunan pohon bambu. “Warga yang melihat langsung di TKP melihat ada beberapa luka di tubuhnya,” kata Rokani, kakak korban di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri.

Kasus pembunuhan sadis ini diduga dipicu oleh rasa cemburu pelaku terhadap korban. Pasalnya, korban diduga menyukai istri pelaku. Padahal korban sendiri telah berumah tangga dan memiliki tiga orang anak.

“Kasusnya ditangani langsung oleh Sat Reskrim Polresta Kediri, biar besok Bapak Kapolres yang akan memberikan keterangan langsung,” ucap Kapolsek Banyakan AKP Priyono.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...