logo

28/10/18

Viral, Ketua GP Ansor Surabaya Minta Polisi Tembak di Tempat Pembawa Bendera HTI

Viral, Ketua GP Ansor Surabaya Minta Polisi Tembak di Tempat Pembawa Bendera HTI

NUSANEWS - Belum reda gejolak insiden pembakaran bendera di alun-alun Limbangan, Garut, Jawa Barat (Jabar) saat Hari Santri Nasional, kini muncul sebuah video menghebohkan dari Ketua GP Ansor Cabang Surabaya, H. Muhammad Farid Afif.

Video itu berisi himbauan bagi warga Surabaya untuk tidak mengikuti aksi “Bela Tauhid”, atau bakar bendera.

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, saya H. Muhammad Farid Afif selaku Ketua Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Cabang Kota Surabaya, menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya, agar tidak turun aksi. Apalagi melakukan bakar-bakar bendera. Ansor dan Banser dilarang ikut atas kegiatan tersebut,” ungkap Farid dalam video yang diunggah akun @NetizenFPI, Minggu (28/10/2018).

“Yang kedua, saya menghimbau kepada Kepolisian di Kota Surabaya, untuk melakukan tembak di tempat, ketika ada orang, siapapun orangnya, yang membawa bendera HTI atau atribut-atribut HTI, karena ormas tersebut sudah dilarang oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pinta Farid.

“Yang terakhir, tolong kepada segenap seluruh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Surabaya dan Banser Kota Surabaya, dan seluruh anggota Ansor dan Banser, baik yang cinta Ansor dan Banser untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi atas kegiatan-kegiatan tersebut. Perkenan jaga Surabaya tidak ada konflik dan tidak ada persoalan. Mungkin itu yang bisa saya sampaikan, apabila ada kekurangan dan kelebihan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tutupnya.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...