logo

25/10/18

TMMD di Batang, TNI Bangun Jalan di Desa Durenombo, Harapan Masyarakat Terwujud

TMMD di Batang, TNI Bangun Jalan di Desa Durenombo, Harapan Masyarakat Terwujud

NUSANEWS - Durenombo merupakan nama desa terpencil di Kecamatan Subah, yang masuk wilayah Kabupaten Batang. Suasana desa masih sangat asri dan jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota.

Desa yang berlokasi kurang lebih 20 km arah timur dari Kota Batang dan dihuni lebih dari 2.000 jiwa ini, sebagian besar penduduknya bermatapencaharian petani.

Sebagai salah satu desa penghasil durian, petai dan jengkol, tentu masyarakatnya ingin di setiap musim panen dapat segera menjual hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seperti biaya pendidikan, membeli sembako dan sebagainya.

Jalan yang bagus merupakan salah satu harapan dan impian agar mereka dapat lebih mudah dan cepat dalam membawa atau menjual hasil panennya menuju pasar.

Maklum, jalan yang ada selama ini sebagian besar masih berupa jalan makadam atau jalan batu yang sudah mulai rusak dan diwaktu hujan menjadi sangat licin, ditambah kondisi medan yang banyak tikungan dan tanjakan atau turunan yang cukup tajam.

“Masyarakat di sini kalau lewat jalan ini harus pelan-pelan dan hati-hati, karena sudah banyak batu yang lepas dan waktu hujan sangat licin, apalagi kalau membawa beban berat hasil panen mereka, harus lebih berhati-hati,” kata Kepala Desa, H Sireng.

Ia berharap jalan penghubung antar dusun yang ada di desa dapat segera diaspal sehingga lebih aman dan nyaman untuk dilalui. Bila jalannya bagus masyarakat dapat dengan mudah menjual hasil panennya di pasar dan harganya juga dapat bersaing dibanding bila dibeli oleh tengkulak.

“Kalau hasil panen dibeli oleh tengkulak, harganya sangat murah, tapi kalau kita panen sendiri dan kita jual dipasar harganya bisa bersaing sehingga penghasilan kami bertambah,” ujarnya.

Selain kondisi jalan makadam yang sudah rusak, bagi masyarakat Dusun Durensari masih ada persoalan yang juga harus diselesaikan yaitu jarak tempuh menuju pasar atau kantor Lurah Durenombo yang cukup jauh karena harus memutar sekitar 17 km.

Sedangkan bila melewati jalan tanah atau tembus hanya berjarak kurang lebih 3 km. Hal ini juga menjadi impian dan harapan masyarakat Durensari agar dapat segera dibangun jalan tembus yang dapat mengurangi jarak tempuh mereka dari maupun menuju pasar atau kantor lurah.

“Kalau mau ke kantor lurah atau pasar, kami harus memutar kurang lebih 17 km dengan waktu setengah jam. Kalau lewat jalan tembus hanya 5 menit, tapi yaitu masih jalan tanah,” ungkap salah satu warga Dukuh Durensari.

Namun kini harapan masyarakat Desa Durenombo akan segera terwujud.

Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler-103 Kodim 0736/Batang, jalan penghubung antar kampung sudah mulai diaspal dan jalan tembus di Dusun Durensari juga sudah dibuka menjadi jalan makadam.

Danramil Subah, Kapten Inf Sugito saat memimpin pengaspalan, menuturkan dengan tidak mengecilkan arti dan nama Desa Durenombo bahwa kegiatan ini dilakukan semata-mata untuk mewujudkan mimpi masyarakat dan menggugah semangat mereka untuk bangkit dari keadaan.

“Kami ingin cepat-cepat selesai, harapanya kedepan Desa Durenombo menjadi desa yang maju setara dengan desa-desa lain di Kabupaten Batang dan kehidupan masyarakatnya lebih nyaman dan lebih sejahtera,” kata Kapten Inf Sugito, Kamis (25/10).

Hal tersebut senada dengan penjelasan yang disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto S.Sos M,Si saat menghadiri pembukaan TMMD Reguler-103 di Kabupaten Sragen belum lama ini.

Menurutnya, lokasi TMMD pada umumya berada di daerah terpencil dan jauh dari kota. Tetapi semuanya merupakan masukan dan keinginan dari masyarakat setempat yang disampaikan melalui Lurah, Camat, Bupati dan seterusnya.

“TNI hanya membantu mewujudkan keinginan masyarakat tersebut bekerjasama dengan Pemda dan unsur-unsur terkait lainya agar terjadi pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Dengan harapan kedepan desa-desa tersebut menjadi lebih maju dan setara dengan desa-desa lainnya, dan masyarakatnya dapat lebih sejahtera,” kata Pangdam.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...