Breaking

logo

Timses Prabowo-Sandiaga Target 60 Persen Menang di DKI dan Nasional

Timses Prabowo-Sandiaga Target 60 Persen Menang di DKI dan Nasional

NUSANEWS - Relawan Perempuan Prabowo mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019. Deklarasi ini dilakukan di Sekretariat Nasional (Seknas) pemenangan Prabowo dan Sandi, Jalan Hos Cikroaminoto No. 93, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 12 Oktober 2018.

Ketua relawan Perempuan Prabowo, Inge Mangundap, mengklaim bahwa emak-emak di seluruh Indonesia banyak yang mendukung paslon nomor urut 02 Prabowo dan Sandi. Ia mengatakan relawan yang hadir berasal dari berbagai daerah di nusantara. Bahkan, ada relawan yang berada di Singapura juga ikut hadir.

"Ternyata emak-emak banyak yang mendukung Prabowo," kata Inge.

Inge mengatakan bahwa emak-emak bertanggung jawab untuk memenangkan Prabowo dan Sandi pada Pilpres 2019. Inge meminta emak-emak langsung menjadi juru kampanye Prabowo dan Sandi di daerahnya masing-masing.

"The power emak-emak. Emak-emak jadi jurkam di daerah masing-masing. Ajak Suami, anak-anak, tetangganya harus memilih Prabowo," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, M Taufik, mengatakan bahwa tim pemenangan paslon nomor urut 02 itu menargetkan menang 60 persen di DKI Jakarta pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden April 2019 mendatang. Tak hanya itu, mereka juga manargetkan angka yang sama secara nasional.

"DKI harus menang. DKI targetnya 60 persen menang. Nasional 60 persen juga," kata M Taufik saat memberikan sambutan dalam deklarasi itu.

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi DKI Jakarta ini mengatakan deklarasi dari emak-emak itu merupakan salah satu cara untuk menguatkan hati dalam memenangkan Prabowo Sandi. Taufik mengatakan bahwa Pemilu 2019 merupakan pemilu buat emak-emak.

"Gerakan emak-emak ini adalah jihad politik untuk mewujudkan Indonesia menjadi lebih baik," ujarnya.

Taufik juga menyinggung soal cawapres Sandiaga Uno yang masih muda dari Prabowo. Ia menilai sudah seharusnya wakil itu lebih muda dari capresnya, sebab akan banyak agenda yang tidak bisa diikuti oleh presiden yang bisa diwakili oleh wakilnya.

"Di mana-mana wakil harus lebih muda. Masa lebih tua. Jadi Pak Prabowo cerdas ngambil wakil Pak Sandi," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini juga meminta kepada emak-emak untuk membuat deklarasi dirumahnya masing-masing dengan mencari sepuluh orang. "Kami minta gerakan kepada emak-emak untuk mencoblos Pak Prabowo dan Pak Sandi," ujarnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

KOMENTAR PEMBACA

loading...