logo

29/10/18

Timses Jokowi Semprot Sandi soal Usulan Tol Gratis: Orang Ini Asbun

Timses Jokowi Semprot Sandi soal Usulan Tol Gratis: Orang Ini Asbun

NUSANEWS - Cawapres 02, Sandiaga Uno mengusulkan kebijakan menggratiskan tarif Tol Suramadu juga bisa diterapkan ke tol-tol yang lain, terutama tol yang sudah ada selama 30 tahun lebih.

Merespons hal itu, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago menyatakan ucapan Sandi tak lebih dari sekadar asal bunyi alias asbun. Ia meminta Sandi tak asal njeplak dengan meminta seluruh jalan tol digratiskan.

"Orang ini selalu asbun, begitulah kalau yang penting ngomong dan yang penting nyalahin. Enggak penting benar atau salah, ada data atau tidak," kata Irma ketika dihubungi, Senin (29/10).

Politikus NasDem itu menjelaskan alasan pemerintah menggratiskan tol Suramadu lantaran ingin mempermudah akses masyarakat terutama di Madura-Surabaya. Irma menolak, jika Jokowi disebut sedang pencitraan karena pemerintah telah memiliki perhitungan yang matang dan rigid terkait kebijakan menggratiskan tol Suramadu.

"Soal Suramadu, aneh kalau dipermasalahkan, pemerintah ingin mempermudah akses jalan dengan memberikan pelayanan publik secara gratis kok dicurigai. Lagipula Suramadu itu lebih pada jembatan ya," tutur dia.

Sejumlah kendaraan melintasi Jembatan Suramadu. (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono)


Tetapi, Irma tidak heran karena semua yang dilakukan oleh pemerintah akan dipandang buruk oleh rival politik mereka, Prabowo-Sandi.

"Tapi kalau dipikir-pikir ya enggak aneh juga sih, mana ada program pro rakyat Jokowi yang mereka apresiasi. Semua jelek di mata mereka," ucap Irma.

Sementara itu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni berharap kubu oposisi tidak terus menerus rewel atas kebijakan yang dikeluarkan Jokowi. Antoni bahkan menyarankan Prabowo-Sandi turun langsung ke Madura dan menanyakan apakah masyarakat senang dengan kebijakan menggratiskan tol Suramadu.

"Oposisi sontoloyo begitu itu. Rewel banget kalau rakyat mendapatkan berkah kebijakan baik dari pemerintah. Tanya orang Surabaya dan Madura senang enggak mereka dengan digratiskannya Suramadu? Pasti senang. Kok melawan keinginan rakyat. Katanya pro rakyat," pungkas Antoni.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...