logo

31/10/18

Tetesan Air Mata Ayah Terima Jenazah Jannatun Korban Lion Air

Tetesan Air Mata Ayah Terima Jenazah Jannatun Korban Lion Air

NUSANEWS -  Jannatun Cyntia Dewi, korban pertama kecelakaan Lion Air JT610, yang berhasil diidentifikasi, adalah jenazah yang dikirim ke RS Polri pada hari pertama, setelah insiden kecelakaan tersebut terjadi.

Jenazah Jannatun, merupakan satu dari jenazah yang berada di 24 kantong yang dikirim ke RS Polri pada Senin kemarin, 29 Oktober 2018.

"Ini merupakan jenazah yang dikirim pada hari pertama," kata Kepala Pusat Inafis, Polri Brigadir Jenderal Polisi Hudi Suryanto di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu 31 Oktober 2018.

Saat ini, kata Hudi, sudah ada 48 kantong mayat yang diserahkan ke RS Polri. Dari 48 kantong mayat tersebut, ia menyampaikan bahwa hanya satu jenazah yang mempunyai bagian tangan yang utuh. Hal ini yang membuat pihak DVI Polri dapat mengidentifikasi dengan sidik jari.

Sebelumnya, tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi satu korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610. Korban bernama Jannatun Cyntia Dewi. Jannatun lahir di Sidoarjo, 12 September 1994.

Jannatun berjenis kelamin perempuan dan beragama Islam. Jannatun yang merupakan staf ESDM adalah anak ketiga dari pasangan ibu bernama Surtiyem dan bapak bernama Bambang Supriyadi.

Malam ini, pihak RS Polri pun secara simbolik menyerahkan jenazah korban.

Penyerahan dipimpin oleh Kepala RS Polri, Komisaris Besar Polisi Musyafak dan dihadiri oleh pihak Lion Air, keluarga korban, dan pihak Kementerian ESDM, institusi di mana korban bekerja.

"Pada malam hari in,i kita laksanakan penyerahan jenazah atas nama Jannatun Cyntia Dewi yang mana, sore tadi sudah teridentifikasi kami dari tim DVI Polri," kata Musyafak dalam acara penyerahan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Musyafak mengatakan, tim DVI Polri akan menyerahkan jenazah korban ke pihak Lion Air secara simbolis. Nantinya, Lion Air menyerahkan ke pihak keluarga.

Direktur Operasional Lion Air Wisnu mengatakan, Lion Air berkomitmen untuk membantu proses perjalanan jenazah ke Sidoarjo, Jawa Timur.

"Dengan ini, kami izin menyerahkan surat menyurat menyangkut wafatnya Almarhumah," kata Wisnu.

Tak ada satu kata pun terucap dari ayah korban dan hanya terlihat tetesan air mata. Rencananya, jenazah Jannatun akan diberangkatkan pada Kamis 1 November, pukul 05.00 WIB.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...