logo

29/10/18

Sohibul Iman Ngotot Kursi Wagub DKI Hak PKS

Sohibul Iman Ngotot Kursi Wagub DKI Hak PKS

NUSANEWS - Presiden PKS Sohibul Iman memastikan bahwa kursi Wakil Gubernur DKI yang ditinggalkan Sandiaga Uno menjadi hak partainya. Sohibul menyatakan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto telah berkomitmen akan menyerahkan jabatan wagub kepada PKS.

Pernyataan Prabowo itu diungkapkan saat detik-detik menjelang pendaftaran capres-cawapres.
"Proses internal PKS dan Gerindra. Pak Prabowo di hadapan kami, saya dan Ustaz Salim sudah menyatakan jelang pencapresan, Bang Sandi mundur dan wagub ini diserahkan menjadi haknya PKS," kata Sohibul di Jakarta, Minggu (28/10).

Namun, dinamika politik berkata lain, Prabowo rupanya memberikan kewenangan kepada Ketua DPD Gerindra DKI, M. Taufik untuk menentukan siapa sosok yang akan diajukan menjadi wagub.

Di sisi yang lain, Taufik juga termasuk salah satu tokoh yang mengincar kursi wagub DKI. Dengan demikian, proses politik pergantian wagub DKI menjadi alot.

Sohibul tak menampik proses pergantian tersebut memakan waktu cukup lama, berbagai proses negosiasi dan komunikasi antar elite partai terus dilakukan demi mencari jalan keluar untuk mengatasi kosongnya kursi wagub. Sohibul sendiri telah meminta kesediaan waktu Prabowo untuk membicarakan permasalahan ini secara intens.

"Saya kira ini masih membutuhkan komunikasi. Saya sudah dipekan ini sudah meminta waktu kepada Pak Prabowo bertemu untuk menyelesaikan masalah ini," tuturnya.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) saat melakukan pertemuan di DPP PKS, Jakarta, Senin (30/7). (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Hingga saat ini, Sohibul tetap mengandalkan dua nama yaitu mantan Wakil Bupati Bekasi, Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum DPW PKS DKI, Agung Yulianto. Ia yakin Prabowo akan tidak akan mengingkari komitmen politiknya terhadap PKS lantaran itu berkaitan dengan kredibilitasnya di hadapan publik.

"Saya tidak akan berandai andai ya, jadi enggak mungkin saya berandai andai. Jalani saja tetap yakin bahwa insyaAllah bahwa Gerindra akan komitmen karena ini masalah kredibilitas di ruang publik," pungkasnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...