logo

23/10/18

Sikap Tegas Ketua PSSI untuk Luis Milla: Indonesia Bukan Pengemis!

Sikap Tegas Ketua PSSI untuk Luis Milla: Indonesia Bukan Pengemis!

NUSANEWS - Ketua umum PSSI Edy Rahmayadi menanggapi polemik yang menyangkut pelatih Luis Milla. Keputusan menunjuk Bima Sakti sebagai pengganti pelatih asal Spanyol itu, demi harga diri Bangsa Indonesia.

Edy mengaku telah melakukan upaya sebaik mungkin untuk membawa kembali pelatih asal Spanyol itu untuk menukangi Timnas Indonesia.

Namun, bak gayung tak bersambut, Edy menegaskan harus memutuskan memilih sosok baru dari negeri sendiri yaitu Bima Sakti.

Jadwal Bola Hari Ini, 23 Oktober: PSMS, Sriwijaya FC, Piala Asia U-19 dan Liga Champions
Ferdinand Sinaga Absen, Rene Alberts Tugaskan Dua Pemain Ini Bongkar Pertahanan Persib
Disebut Tidak Profesional oleh Luis Milla, PSSI Cuma Bisa Bilang Begini

“Kita sudah melakukan hal-hal kewajiban kita kepada Luis Milla. Dalam satu tahun Luis Milla itu 30 Miliar. Memang pelatih yang bagus itu mahal. Itupun PSSI siap demi skuat kita. Demi tim kita.

Tetapi, sampai saat ini Luis Milla sepertinya tidak berkenan. Karena kita tetap berkomunikasi dan selalu menunda-menunda kehadirannya,” ujar Edy di Medan, dikutip dari Pojoksumut (Grup Pojoksatu.id), Selasa (23/10/2018).


Tak tanggung-tanggung, Edy mengakui PSSI harus ‘merayu’ pelatih asal Spanyol itu selama satu bulan. “Satu bulan kita membujuk dia dan seluruh keperluannya dan seluruh kewajiban kita hak-hak Luis Milla sudah kita lakukan,” jelasnya.

Setelah menanti keputusan dari Luis Milla dan tak juga datang, PSSI akhirnya mengambil jalan tegas. Ini demi memuluskan persiapan timnas di piala AFF 2018 pada November mendatang.

Ya, memilih pelatih lokal yang menurutnya tak kalah piawai meracik timnas.

“Untuk itu Indonesia dan PSSI bukan pengemis. Dia punya sikap. Tidak bisa, kita juga punya pelatih-pelatih di dalam yang cukup andal, yaitu yang saat ini kita percayakan kepada Bima Sakti dan asisten si Kurus (Kurniawan),” tegasnya.

“Saat ini akan ditangani dan habis itu kita evaluasi ke depan. Kita lihat, dan kita tidak bisa juga memaksa orang. PSSI, Indonesia punya harga diri,” katanya.

Kepada Bima Sakti dan tim, Edy memberikan target. “Target selalu nomor satu dan yang terbaik untuk Indonesia yang kita cintai ini. Kita yakin dan percaya,” pungkasnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...