logo

27/10/18

Resmi, Polisi Tetapkan Uus Sukmana Pembawa Bendera HTI di Garut Jadi Tersangka

Resmi, Polisi Tetapkan Uus Sukmana Pembawa Bendera HTI di Garut Jadi Tersangka

NUSANEWS - Uus Sukmana, pembawa bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat, resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Demikian disampaikan Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana, Jumat (26/10/2018).

Menurut Umar, Uus dianggap telah memenuhi unsur untuk dijerat dengan Pasal 174 KUHP tentang tindakan kenoaran.

“Benar, yang bersangkutan sudah naik jadi tersangka Pasal 174 KUHP,” kata Umar, Jumat (26/10).

Mantan Kapolres Metro Bekasi ini mengatakan, penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan.

Umar juga memastikan, ketika diperiksa, Uus statusnya sudah menjadi tersangka.

“Uus sudah diperiksa sebagai tersangka,” sambung perwira dengan pangkat tiga melati di pundak ini.

Dalam perkara ini Uus memang diduga melanggar Pasal 174 KUHP terkait keonaran di lapangan Alun-Alun Limbangan, Kabupaten Garut, pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN).

Uus disebut polisi sengaja membawa bendera HTI dan mengibarkannya. Padahal, sejak awal ada larangan dari panitia.

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto mengatakan, dari hasil penyelidikan Uus Sukmana mengaku bendera tauhid yang ia bawa pada acara Hari Santri Nasional (HSN) di Garut diapat dari pembelian di salah satu akun Facebook.

“Yang bersangkutan memperoleh bendera itu beli online melalui Facebook yang diiklankan oleh akun facebook yang menyebut itu sebagi bendera HTI,” kata Arief di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).

Uus pun tahu bahwa bendera itu adalah bendera HTI.

Ia juga mengatahui bahwa dalam acara Hari Santri Nasional (HSN) itu dilarang membawa bendera selain bendera Merah Putih.

“Uus tahu bahwa bendera yang dibawa dan dikibarkan tersebut adalah bendera HTI,” ungkap Arief.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya pantia membuat peratura bahwa saat upacara Hari Santri Nasional tidak diperbolehkan membawa bendera selain Merah Putih.

Hanya Uus saja yang mengibarkan bendera HTI.

Kemudian Banser meminta Uus untuk meninggalkan lokasi dan dimintai meningalkan bendera yang dibawanya itu.

Kemudian, oknum Banser tersebut membakar bendera secara sepontan karena mengetahui bahwa itu merupakan bendera HTI ormas yang dilarang pemerintah.




SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...