logo

24/10/18

Prabowo Ingin Jemput Habib Rizieq, Gerindra: Sebagai Bentuk Hormat kepada Ulama

Prabowo Ingin Jemput Habib Rizieq, Gerindra: Sebagai Bentuk Hormat kepada Ulama

NUSANEWS - Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade, menilai ungkapan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang akan menjemput Habib Rizieq Syihab dari Makkah, Arab Saudi, sebagai bentuk perwujudan kepedulian sesama warga negara.

"Itu kan hal yang wajar yah. Karena kita sesama warga negara tentu harus memperhatikan juga kewarganegaraan kita. Habib Rizieq ini kan pengen pulang, tapi enggak bisa pulang," katanya kepada Okezone, Rabu (24/10/2018).

Keinginan mantan Danjen Kaposus untuk membawa pulang Habib Rizieq ke Tanah Air merupakan bentuk rasa hormat terhadap salah satu ulama besar di Indonesia tersebut.

"Prabowo sebagai warga negara Indonesia (WNI), menghormati kalau Habib Rizieq ini sebagai ulama besar. Jadi, Pak Prabowo ingin ajak dia pulang," ucapnya.

Menurut Andre, ini bukan kali pertama Prabowo ingin menjemput WNI yang berada di luar negeri. Ia mencontohkan saat Prabowo membawa pulang TKI asal NTT, Wilfrida Soik, yang terancam hukuman mati di Malaysia pada 2015.

"Ini bukan pertama kali Prabowo kerjakan ini. Wilfrida TKI Indonesia asal NTT, itu di Malaysia mau dihukum mati. Pak Prabowo sewa pengacara dan akhirnya Wilfrida bisa lepas dan bebas. Itu menunjukkan Prabowo selalu peduli anak bangsa,” katanya.

“Prabowo siap badan apalagi Habib Rizieq ulama yang dihormati," tegasnya.

Namun Andre mengaku pihaknya belum bisa memastikan kapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu akan dijemput oleh Prabowo.

"Teknisnya saya belum tahu. Namun ini bukan pertama kali yang Prabowo kerjakan (untuk menjemput WNI di suatu negara-red)," tutupnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...