logo

01/10/18

Penjelasan BPOM soal video viral kopi instan mudah terbakar

Penjelasan BPOM soal video viral kopi instan mudah terbakar

NUSANEWS - Video viral yang menunjukkan kopi cap Luwak terbakar bikin heboh masyarakat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan alasan ilmiah di balik kejadian ini.

Dalam rilis di laman resminya, Minggu (30/9/2018), BPOM menyatakan berdasarkan pengelompokan produk pangan, kopi cap Luwak termasuk dalam kategori minuman serbuk kopi gula krimer, dengan komposisi produk antara lain gula, krimer nabati dan kopi bubuk instan.

BPOM menyebutkan, terbakarnya kopi cap Luwak tersebut terjadi karena produk berbentuk serbuk ringan dan berpartikel halus. Selain itu, kopi mengandung minyak dan kadar air yang rendah, sehingga mudah terbakar dan menyala.

BPOM menjelaskan, produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon), kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori dapat terbakar atau menyala jika disulut dengan api.

Tidak hanya kopi Luwak, banyak juga bahan pangan yang mudah terbakar. Beberapa di antaranya adalah terigu, kopi bubuk, kopi-krimer, merica bubuk, cabai bubuk, kopi instan, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian, kentang. Namun ini bukan berarti bahan pangan tersebut berbahaya atau tidak aman untuk dikonsumsi.

BPOM juga menambahkan, produk tersebut sudah melalui evaluasi keamanan dan mutu oleh pihaknya, serta mendapatkan nomor izin edar.

Apabila produk pangan sudah memiliki nomor izin edar dari BPOM RI, berarti produk aman dikonsumsi.

BPOM juga terus mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan cek 'KLIK' (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi produk obat dan makanan.

Pastikan kemasannya dalam kondisi baik, baca informasi pada labelnya, pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa.

Sebelumnya, sebuah video singkat menunjukkan beberapa orang yang menuangkan kopi bermerek luwak yang membuat api menjadi lebih besar. Mereka juga membandingkan produk tersebut dengan merek lain.

SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...