logo

25/10/18

Pengamat: Sah-sah Saja Prabowo Gempur Basis Nahdliyin

Pengamat: Sah-sah Saja Prabowo Gempur Basis Nahdliyin

NUSANEWS - Keputusan Halaqah NU yang tidak mengharuskan memilih pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin disinyalir usai kunjungan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Ponpes Tebuireng pada peringatan Hari Santri Nasional beberapa hari lalu.

Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menyatakan hal yang biasa dalam kontestasi politik saat ini saling menggempur basis.

“Kalau Pak Prabowo menggempur basis lawan dalam hal ini warga Nahdliyin ya itu sah-sah saja,” ujar Karyono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/10).

Menurut dia, berdasarkan hasil survei, warga Nahdliyin tetap memiliki kecenderungan untuk memilih Jokowi-Ma’ruf.

Sehingga wajar jika momentum Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018 dimanfaatkan oleh Prabowo-Sandi untuk mengunjungi pondok-pondok pesantren yang merupakan basis NU di Jawa Timur.

Karyono juga menyebut langkah yang sama juga dilakukan oleh kubu Jokowi-Ma’ruf dalam menggempur daerah-daerah yang dianggap sebagai basis Prabowo pada Pemilu 2014 lalu.

“Begitu juga dengan Jokowi-Ma’ruf yang menggempur basis Prabowo seperti misalnya di Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat dan NTB. Jadi menurut saya sah-sah saja semua itu dan wajar,” pungkasnya.


SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...