logo

28/10/18

Kisah Pernikahan Pemuda Enrekang dan Janda 65 Tahun, Inade Pernah Tolak Lamaran 5 Duda

Kisah Pernikahan Pemuda Enrekang dan Janda 65 Tahun, Inade Pernah Tolak Lamaran 5 Duda

NUSANEWS - Rabu (24/10/2018) lalu menjadi hari yang berbahagia bagi dua sejoli Muh Idris (20) dan Inade (65). Bertempat di Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, keduanya menggelar pesta pernikahan.

Sebelum pernikahan tersebut, media sosial memang sempat dihebohkan dengan pernikahan Muh Idris, pemuda asal Enrekang, dengan Inade, yang diketahui janda berusia 65 tahun.

Saat pernikahan itu, Muh Idris dan Inade bak raja dan ratu sehari. Mereka kompak memakai gaun pengantin Bugis-Makassar.

Inade tampak bahagia usai dipersunting Muh Idris. Dia pun tidak malu lantaran pernikahan beda usia ini menjadi viral di media sosial dan dibincangkan banyak orang.

Inade punya kisah lain yang belum terungkap selama ini. Ternyata, ia pernah menolak lamaran lima orang duda.

Usai pesta pernikahan, sanak keluarga keduanya sudah kembali ke kampungnya masing-masing.

Keluarga Idris ada yang ke Enrekang. Sebagian ke Suli, Kabupaten Luwu. Demikian pula keluarga I Nade, sudah pulang ke rumahnya.

Tidak ada lagi aktifitas menonjol di rumah yang berada di Panca Lautang, jalan poros Soppeng-Pangkajene, Sidrap.

Inade kembali bertutur tentang kisahnya yang belum pernah diungkapkan selama ini.

Sebelum dinikahi brondong kelahiran 20 Oktober 1998 silam, I Nade yang sudah menjanda 30 tahun, ia sering didatangi pria berstatus duda.

Namun, karena belum ada keinginan bersuami kembali, ia pun pernah menolak lamaran lima orang duda.

Tapi karena Tuhan berkehendak lain, ia tak kuasa menolak lamaran Muh Idris yang baru berusia 20 tahun.

”Inimi jodohku. Padahal lima orang duda pernah melamar, namun saya tolak. Karena tidak adapi keinginanku bersuami dulu. Tabbukkani parukkusekku (sudah terbuka pintu jodohku),” ujarnya.

Inade mengaku bersyukur atas jodoh yang diberikan Sang Pencipta. Doanya sejak ditinggal pergi almarhum suaminya, kini dikabulkan.
Ia selalu berdoa seusai salat lima waktu agar dibukakan pintu rezeki yang baik. Termasuk yang mau menerima dirinya apa adanya.

“Memang ada ada harta peninggalan almarhum suami saya kebun cengkeh 3 hektare. Dengan adanya suamiku sekarang, sudah ada yang bantu saya menjaga dan merawatnya. Selama ini, suami saya kerja dan menggarap kebun ini. Dia rajin orangnya,” ucap Inade dikutip Fajar.



SUMBER © NUSANEWS.ID

Komentar Pembaca

loading...